oleh

Dukung Hutan Sagu Jadi Lahan Agrowisata

-Metro-105 views

AIMAS-Meninjau lahan hutan sagu Nikon, Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo mendorong lahan hutan sagu menjadi kawasan agrowisata di Kabupaten Sorong. Hal tersebut dilakukan untuk mewujudkan pertanian yang maju menuju kedaulatan pangan di Papua Barat.

Di samping itu, Mentan mengharapkan hilirisasi yang dilakukan oleh para pelaku stakeholder pertanian bekerjasama untuk mendapatkan nilai tambah bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat.

PMB OPBJJ-UT Sorong

“Ini integrated farm, Muspida koordinasi bantu Bupati, kita buat industrinya. Tidak hanya sagu saja, tapi sekitarnya ada peternakan, di sana ada buah horti, kemudian tanaman pangan, dan lainnya, jadi ada integrated farm (agrowisata) dan modern, semua yang dimiliki rakyat,” demikian ujar Mentan.

Mentan menjelaskan, Papua Barat merupakan wilayah penghasil sagu terbesar nusantara, dan berharap pertanian yang diusahakan secara bersama dapat dipoles dengan sentuhan teknologi melalui pelatihan-pelatihan.

“Di sini sagunya oke, dan pertanian ngga bisa sendiri sendiri, harus ramai ramai. Kalau ini Kadi agrowisata, satu kali turun semua kena, jadi jangan cuma sagu. Harus ada bimtek, ibu-Ibu harus bimtek, anak muda harus kursus dan harus ada hasilnya. Misalnya sagu harus jadi mie, kemudian ada perlakuan teknologi, biar tampilan (pati) menjadi putih bersih,” ungkapnya.

Mentan menyebutkan beberapa syarat dapat menunjang pertanian di Sorong menjadi baik. Misanya dari tunjangan infrastruktur alam, sumberdaya manusia dan modal yang dibutuhkan seperti penerapan kredit usaha bagi rakyat pertanian.

“Syarat pertanian yang bagus itu yang pertama lahannya oke, airnya bagus dan rakyatnya mau bersama pemerintah. Pemerintah dan rakyat harus sepakat, jangan jalan sendiri. Selanjutnya juga dibutuhkan pelatihan, kemudian modalnya. Makanya Presiden sudah mempwrmudah penyaluran KUR,” jelasnya.

Sementara itu Wakil Bupati Sorong, Suka Harjono yang hadir dalam kunjungan kerja Mentan menyampaikan kesediaannya atas saran Mentan untuk melakukan pengembangan agrowisata di atas lahan sagu seluas 3 hektar.

“Kami sangat bersedia untuk mengembangkan komoditi pertanian untuk memajukan Sorong. Namun semuanya tentu membutuhkan lingkungan, bukan hanya bantuan dari Gurbernur namun kami berharap ada bantuan bantuan langsung untuk pengembangan Sorong dari Kementerian melalui dinas pertanian” kata Wabup.

Guna mempercepat realisasi tersebut, dalam satu minggu ke depan Mentan akan memerintahkan stafnya untuk berkoordinasi bersama pemerintah Kabupaten Sorong. (ayu)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed