oleh

Dugaan Korupsi Pusling, Saksi Terakhir Diperiksa

-Metro-87 views

SORONG– Tim Penyidik Pidana Khusus (Pidsus) Kejaksaan Negeri Sorong pada Jumat (7/5) melakukan pemeriksaan saksi tambahan kasus dugaan korupsi pengadaan Puskesmas keliling (Pusling) pada Dinas Kesehatan Kabupaten Tambrauw tahun 2016.

Kasi Pidsus Kejaksaan Negeri Sorong, Khusnul Fuad, SH menjelaskan, pemeriksaan salah satu pegawai KSOP Sorong berinsial R merupakan saksi tambahan terakhir dalam pemeriksaan kali ini.

“Terkait Kasus dugaan korupsi Puskesmas Keliling di Kabupaten Tambrauw, pegawai KSOP merupakan saksi tambahan terakhir yang telah diperiksa,”jelasnya kepada awak media, kemarin.

Menurut Fuad, pihaknya melakukan pemanggilan terhadap salah satu pegawai berinisial R yang bertugas sebagai perizinan dan kepengurusan terkait surat ukur pada Kasyahbandar Otoritas Pelabuhan (KSOP) Sorong guna meminta keterangan perihal speed boat tersebut.

“Kami hanya memastikan apakah speed boat tersebut sudah terdaftar, memiliki surat ukur dan sudah diketahui berapa akta grossnya,”terangnya.

Ia menyebutkan, apabila speed boat tersebut sudah terdaftar, artinya dapat dikategorikan sebagai asset, namun jika belum terdaftar maka belum bisa dicatat sebagai aset. Pemeriksaan R, tambah Kasi Pidsus berlangsung dalam waktu tidak terlalu lama, hanya sekitar 2 hingga 3 jam dengan 30 pertanyaan yang ditanyakan.

Selanjutnya, pihak penyidik pada Kejaksaan Negeri Sorong akan melakukan koordinasi dengan ahli untuk membicarakan permasalahan terkait speed boat tersebut dan ahli dari keuangan untuk dimintai keterangan terkait laporan yang telah dibuat oleh tim audit. Sementara itu, terkait jumlah kerugaian negara sebesar Rp 1.9 miliar dari nilai pekerjaan pengadaan Pusling sebesar Rp 2.1 miliar.

“Kalau jumlah kerugian negara sudah ada, tinggal kami buat dalam berita acara. Untuk kerugian negara tersebut tidak mengalami perubahan,”pungkasnya.(juh)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed