oleh

Dua Pejabat Eselon II Positif Corona

Bertambah 11, Positif Corona di Kota Sorong Tembus 109 Kasus

MANOKWARI – Penyebaran virus corona (Coronavirus Disease-2019) di Papua Barat sangat mengkuatirkan. Virus ini telah menjangkiti pejabat maupun istri pejabat di daerah ini. Juru Bicara Gugus Tugas Covid-19 PB, dr. Arnold Tiniap mengatakan, saat ini ada dua pejabat eselon II (setingkat kepala dinas dan kepala badan) terjangkit virus corona, salah satunya penjabat eselon II  Pemprov  Papua Barat kini dirawat di RSU PB, sedangkan satunya pejabat Pemkab Pegunungan Arfak dirawat di RSU Manokwari.

Sebelumnya, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Pegunungan Arfak, TN meninggal dunia yang berdasarkan hasil pemeriksaan swab test metode real-time PCR (polymerase chain reaction) positif terinfeksi virus corona. Pejabat Pemprov PB  yang terdeteksi positif corona berdasarkan swab test secara serentak dua pekan lalu. Dari 60-an pejabat yang diperiksa ada seorang positif. Pejabat bersangkutan berisial EA, positif tanpa gejala. “Yang Bersangkutan sedang jalani karantina di rumah sakit provinsi,” ucapnya.

Selain dua pejabat tersebut, salah satu istri pimpinan daerah telah ditetapkan sebagai OTG (orang tanpa gejala). dr Arnold mengatakan,  istri pimpinan daerah ini menjalani karantina mandiri di rumah. Istri pejabat ini baru saja berkunjung di Serui bersama tim doanya, salah satu anggota tim doa telah menjalani swab test dengan hasil positif corona. “Yang bersangkutan baru balik dari Serui. Ditetapkan OTG karena salah satu dari tim doa yang berangkat sama-sama ke Serui positif corona,” jelas dr. Arnold.

Di Kota Sorong, positif corona terjadi penambahan 11 kasus baru. Dengan demikian, kasus corona di Kota Sorong kini menembus angka 100, tepatnya 109 kasus positif. 11 kasus baru positif corona, empat diantaranya warga dari Kelurahan Dum Timur, dua dari Kelurahan Malawei, serta masing-masing 1 kasus baru dari Kelurahan Rufei, Kampung Baru, Klabulu, Remu Utara dan Klademak. “Dengan demikian, kasus positif Covid-19 di Kota Sorong meningkat menjadi 109 kasus,” ungkap Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Sorong, Ruddy R. Laku saat press rilis di lobby Kantor Walikota Sorong, Senin (6/9).

Kendati bertambah 11 kasus baru, namun pasien corona yang sembuh lebih banyak lagi, yakni 12 orang. Kabar gembira ini diketahui berdasarkan hasil pemeriksaan 141 dari 410 sampel yang dikirim ke Laboratorium Balitbangkes Makassar, bersamaan dengan diketahuinya terjadi penambahan 11 kasus positif baru. “Jadi persentasie kesembuhan Covid-19 di Kota Sorong sudah diatas 50 persen,” jelasnya.

Ke-12 pasien sembuh Covid-19, masing-masing berinisial MA (30-Palputih), NU (35-Klaligi), JM (46-Klagete), NAS (34-Malasilen), FG (20-Rufei), MS (55-Palputih), RW (23-Remu Selatan), RU (52-Malabutor), RA (37-Malawei), RA (17-Klaligi), SA (53-Suprauw) dan MA (30-Klawasi). “Dari 12 orang sembuh Covid-12 ini rata-rata berstatus OTG dan ada 1 PDP,” ujar Ruddy Laku. (lm/juh)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed