oleh

DPRD : Mahasiswa Jangan Terlalu Ngotot

FEF – DPRD Kabupaten Tambrauw angkat bicara terkait ancaman mahasiswa Tambrauw di Kota Study Jayapura membakar Kantor DPRD Tambrauw bila aspirasinya tidak dipenuh. Melalui Wakil Ketua II DPRD Kabupaten Tambrauw Yosep Airai sangat menyanyangkan apabila aksi tersebut benar terjadi. Menurut Yosep, kantor DPRD Tambrauw milik seluruh masyarakat Tambrauw, bukan semata milik DPRD. 

“Mahasiswa harus memahami bahwa Tambrauw ini baru seumur jagung, maka mahasiswa jangan lakukan hal itu. Apalagi ibu kota baru pindah ke Fef, kita harus fokus tata Fef dahulu,” kata Yosep Airai kepada Radar Sorong, Kamis (7/1).

Dia mengingatkan mahasiswa sebaiknya jangan terlalu berlebihan untuk melakukan pengrusakan apalagi hingga terjadi pembakaran. Pasalnya, apabila hal tersebut terjadi, akan merugikan orang banyak, karena Kantor  DPRD milik semua rakyat Tambrauw. “Mahasiswa jangan terlalu ngotot asrama,” tandasnya.

Sebelumnya, mahasiswa asalh Kabupaten Tambrauw di Kota Studi Jayapura, mengancam akan membakar kantor DPRD Kabupaten Tambrauw, jika aspirasi mereka tidak diindahkan oleh Pemerintah Kabupaten Tambrauw dan DPRD terkait pembangunan asrama mahasiswa definitif di Jayapura. Ketua Ikatan Mahasiswa Tambrauw (IMT) Kota Jayapura Nicodemus Momo mengatakan permintaan mereka untuk dibangunnya asrama Mahasiswa Tambrauw di Jayapura telah dilayangkan sejak 2013, namun hingga saat ini pemerintah tidak pernah mengindahkan itu, janji tinggal janji. (raf)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed