oleh

Distrik Navigasi Kelas I Sorong Gelar FGD

-Metro-307 views

WAISAI– Kementrian Perhubungan, Direktorat Jenderal Perhubungan Laut  melalui Kantor Distrik Navigasi Kelas I Sorong menggelar Focus Group Discussion (FGD) Hasil Survey Alur Pelayaran Raja Ampat Tahun 2020 berlansung di Korpak Villa dan Resort, Raja Ampat. FGD tersebut mengangkat tema,” Meningkatkan Keselamatan Pelayaran dan Perlindungan Maritim di Kawasan Wisata”.


Jajaran Distrik Navigasi Kelas I Sorong, peserta FGD Hasil Survey Alur Pelayaran Raja Ampat foto bersama Plt. Bupati Raja Ampat, Manuel Pitter Urbinas.

Kegiatan FGD dibuka lansung Plt. Bupati Raja Ampat, Manuel Pitter Urbinas, turut dihadiri, jajaran Kantor Unit Penyelenggara Pelabuhan Kelas II Raja Ampat, jajaran Kemenkomaritim, sejumlah pimpinan OPD di lingkungan Pemkab Raja Ampat, sejumlah asosiasi-asosiasi dan jajaran Distrik Navigasi Kelas I Sorong. 

PMB OPBJJ-UT Sorong

“Kegiatan FGD ini, adalah pertemuan yang membahas tentang penetapan alur pelayaran di Raja Ampat. Dimana, dari Distrik Navigasi Kelas I Sorong telah melakukan survei alur tersebut kurang lebih satu bulan sejak 3 Agustus sampai dengan 12 September 2020 yang lalu. Dilaksanakan untuk tiga alur baik itu, alur Waisai – Wayag, alur Waisai – Kofiau, maupun alur Waisai – Misool, “Jelas Kabid Operasi, Abdul Muis Marasabessy selaku,, di Distrik Navigasi Kelas I Sorong kepada wartawan di Korpak Villa dan Resort Raja Ampat belum lama ini.

Selaku Kabid Operasi Distrik Navigasi Kelas I Sorong, Muis mengapresiasi Pemkab Raja Ampat, karena peserta sangat antusias dan serius. Selain itu,  sangat diharapkan agar alur pelayaran ini segera ditetapkan dengan Peraturan Menteri (Permen). Tentunya masukan-masukan dari berbagai pihak dalam pelaksanaan FGD ini akan ditampung ketika, ada hal-hal yang perlu ditambahkan. 

“Alur ini bisa kita tetapkan dengan Permen setelah itu mensosialisasikannya, maka diharapkan kepada semua pihak yang akan melakukan kegiatan di perairan Raja Ampat harus patuh dan tunduk terhadap peraturan ini yaitu, penetapan alur pelayaran Raja Ampat dari Waisai-Wayag, Waisai-Kofiau, dan Waisai-Misool,”harapnya

Muis menuturkan, kegiatan FGD ini sangat antusias selain diikuti pemerintah daerah, juga asosiasi-asosiasi di Raja Ampat termasuk dihadiri lansung jajaran Kemenkomaritim. Selain itu, FGD ini sangat senang terlihat diikuti oleh Plt Bupati Manuel karena beliau meluangkan waktu yang cukup banyak untuk mengikuti FGD hingga selesai. 

“Saya, berpikir kegiatan ini cukup berhasil. Artinya, seluruh peserta menerima dan mendukung penuh semua hasil kegiatan dari Distrik Navigasi Kelas I Sorong mulai dari survei alur dan Pelaksanaan FGD. Langkah-langkah selanjutnya, kami akan membuat rencana dan disahkan menjadi Peraturan Menteri. Semoga penetapan alur ini bisa ditaati oleh semua pihak yang melakukan kegiatan diperairan Raja Ampat. Dan berharap tidak ada lagi kapal-kapal yang menabrak karang dan kandas,”tutupnya. (hjw)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed