oleh

Disiapkan Pos Pendisiplinan Masyarakat

-Metro-31 views

Dalam sambutannya Wali Kota Sorong, Drs. Ec Lambert Jitmau mempercayakan pengendalian tim gabungan dalam melakukan sosialisasi kegiatan di lapangan menjadi tanggung jawab Danrem 181/PVT untuk di wilayah Kota Sorong khususnya. Sedangkan, hal teknis menyangkut hukum akan diatur oleh pihak Pengandilan dan Polres Sorong Kota.

Lambert bahkan sangat sepakat apabila sosialiasai hanya akan berlangsung selama seminggu saja. Sedangkan, untuk penerapan Perwali mulai dilaksanakan pada hari Selasa 29 September 2020.

“Sosialisasi jalan, hukuman pun jalan,” tegasnya.

Orang nomor satu di Pemkot Sorong ini berharap agar penegakan Perwali Nomor 17 tahun 2020 dilaksanakan dengan tegas tanpa kompromi agar masyarakat paham dan benar-benar mentaati Perwali guna menurunkan angka kasus positif Covid-19 yang meningkat secara signifikan akhir-akhir ini. Bila perlu, tambah Lambert, transportasi laut maupun darat akan ditutup.

“Karena menurut saya, peningkatan Covid-19 ini dari luar Kota Sorong biasanya dengan kapal,”paparnya.

Sementara itu, Danrem 181/PVT Brigjen TNI Yulius Selvanus menegaskan, sebagai Komandan Covid-19 se Provinsi Papua Barat, ia mendukung kegiatan-kegiatan yang dilakukan oleh Pemerintah Kota Sorong, dukungan tersebut dalam bentuk mengerahkan sejumlah pasukan yang dibutuhkan oleh Polres Sorong kota untuk memback up penindakan tersebut.

“Kami siap untuk menegakan kedisiplinan ini, hal ini sebagai efek jerah bukan untuk merugikan rakyat ,”tandasnya.

Ia menambahkan, di Kota Sorong yang akan disiapkan pos-pos pendisiplinan masyarakat untuk dilakukan sosialisasi maupun penerapan sanksi.(Juh)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed