oleh

Disegel, Produksi Air Tirmas Kemasan Dihentikan

-Uncategorized-1.919 views

SORONG-Dua pabrik milik PT. Tirmas, disegel oleh Balai Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Manokwari Provinsi Papua Barat sejak Jumat (18/1) lalu. Kedua pabrik yang disegel tersebut yakni pabrik lama PT. Tirmas yang berlokasi di Jalan Sungai Mambramo Kolam Buaya Km 10 Masuk serta pabrik PT. Tirmas yang baru yang berlokasi di Suprauw.

Kepala BPOM Manokwari Provinsi Papua Barat, Mojaza Sirait,SSi,Apt mengatakan, dilakukan penyegelan pabrik PT. Tirmas lama sebab pabrik lama PT. Tirmas tidak memenuhi tata cara produksi pangan olahan yang baik. Pihaknya juga melakukan penyegelan pabrik baru PT. Tirmas karena belum memiliki izin BPOM serta beberapa hal lainnya yang bersifat sangat teknis. “Akan kami aktifkan kembali jika pelaku usaha sudah melakukan perbaikan,” jelas Mojaza Sirait yang dihubungi Koran ini melalui sambungan telepon seluler, Senin (21/1).

Selain itu, dilakukannya penyegelan ini bertujuan agar masyarakat mengonsumsi produk yang terjamin keamanannya, serta memastikan produk pangan yang diproduksi dengan cara baik. “Sementara dilakukan penyegelan, tidak diperbolehkan melakukan aktifitas produksi sampai para pelaku usaha melakukan perbaikan,” tegasnya.

Sementara itu, Asisten Owner PT. Tirmas, Juan mengatakan, BPOM menyegel mesin cup atau mesin produksi air Tirmas gelas dengan alasan ruang produksi terbuka, padahal partisi mesin produski air Tirmas gelas sengaja dibongkar karena mau dipidahkan ke pabrik yang baru di Suprauw. “Kami memang sengaja bongkar karena mau mengeluarkan mesinnya untuk dibawa ke pabrik PT. Tirmas yang baru,” ujarnya.

Namun dengan kedatangan petugas BPOM ketika sudah dibongkarnya partisi mesin produksi air Tirmas gelas dan langsung disegel dan akan diizinkan kembali beroperasi ketika sudah adanya pembenahan partisi mesin tersebut kemudian dilaporkan kembali ke BPOM. Sebab menurut standard, ruang produksi tidak seharusnya terbuka. “Setelah disegel, langsung kami lakukan pembenahan dan menutup ruang produksi air Timas kemasan gelas. Mengenai kualitas air, tidak bermasalah sebab kualitas air kami sudah diuji cobakan di Kota Makassar,” jelas Juan.

Diakuinya, hingga saat ini 2 pabrik PT. Tirmas tidak memproduksi air Tirmas gelas. Khusus di pabrik lama PT. Tirmas, tetap melakukan produksi air Tirmas gallon, sebab mesin produksi galon tidak disegel petugas BPOM. Sedangkan di pabrik baru, PT. Tirmas tidak melakukan aktifitas apapun sebab sudah disegel karena menurut BPOM tidak memiliki izin. “Kami kira sama saja dan kami juga tidak mengerti jika harus memiliki izin lagi jika pindah pabrik, namun kami juga berharap adanya edukasi dari BPOM,” ucapnya.

Pihaknya lanjut Juan, menyesalkan penyegelan yang dilakukan BPOM tanpa ada surat peringatan terlebih dahulu, padahal dulu ketika BPOM datang memberikan  peringatan dan langsung dibenahi namun sekarang datang langsung disegel. “Kami terima dan akan dibenani serta dilaporkan  namun diharapkan agar mereka bijaksana untuk memberikan izin supaya kita lakukan aktivitas produksi,” tandasnya.  “Kami tahu bahwa kami salah  tetapi diharapkan adanya kesempatan, karena  jika tidak beroperasi bagaimana dengan karyawan kita yang berjumlah 52 orang ini,” tambahnya. (juh)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed