oleh

Dirjen Dikti Minta Unimuda Jadi ‘Mata Air’

AIMAS – Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi (Dirjen Dikti) Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Prof. Ir. Nizam, M.Sc, Ph.D, IPM, ASEAN. Eng dalam kunjungan kerjanya ke Kampus Universitas Pendidikan Muhammadiyah (Unimuda) Sorong, Senin (29/3) bertujuan untuk mengedukasi mahasiswa agar mencintai minatnya. Sehingga hal tersebut bisa mempermudah mereka dalam mengembangkan diri di lingkungan tempatnya berada.

Dikatakan Dirjen Dikti bahwa Pendidikan Tinggi haruslah menjadi mata air bagi lingkungan dan masyarakat disekitarnya. Menurutnya hadirnya perguruan tinggi harus memberi dampak positif yang nyata dan dapat langsung dirasakan oleh masyarakat disekelilingnya.

“PT sebagai mata air bagi masyarakat dan lingkungannya. Saya lihat Unimuda ini bagus, bisa meng-create banyak orang untuk diberdayakan, bahkan memiliki program khusus untuk itu. Ada desa binannya, sekolah binaannya juga ada. Saya fikir inilah sumber mata air yang saat ini dimiliki Unimuda Sorong,” begitu kata Dirjen Dikti memuji kampus biru tersebut.

Dirjen Dikti sangat mengapresiasi apa yang dilakukan oleh perguruan tinggi swasta, termasuk Unimuda Sorong yang berdampingan dengan perguruan tinggi negeri untuk mencerdaskan kehidupan bangsa. Dirinya mengatakan bahwa kunci kesuksan sebuah daerah diukur dengan dua indikator yakni SDM yang unggul dan kreativitas yang tak putus.

“Kemajuan di setiap bangsa kuncinya hanya dua, SDM yang unggul dan inovasi kreatifitas yang terus dikembangkan. Saya juga melihat berbagai karya dari mahasiswa dan dosen yang bermanfaat bagi masyarakat. Termasuk memberdayakan mereka dalam program desa binaannya, itu merupakan tugas dari Perguruan Tinggi (PT). Saya fikir Unimuda sudah selangkah lebih peka dan mau maju untuk mencari peluang itu menggandeng masyarakat di lingkungannya,” ujarnya.

Dalam mengenyam pendidikan tinggi, lanjutnya, tidak hanya belajar tentang ilmu dan teknologi, melainkan membentuk karakter disiplin, tertib dan bersih, hidup rukun, bersahabat dan ramah dengan lingkungan itu adalah karakter yang dipelajari dari lingkungan pendidikan tinggi yang baik. Mostly, etos kerja dan attitude juga hal penting sebagai bekal untuk menapaki karir dan profesi yang akan dijalani oleh para alumni nantinya.

Rektor Unimuda Sorong, Dr. Rustamadji, M.Si mengatakan bahwa Unimuda sudah menjadi berkat bagi Tanah Papua. Hal ini dibuktikan dengan bergabungnya lebih dari seribu calon mahasiswa baru yang mendaftarkkan diri di kampus ini. Sementara jumlah lulusan SMA dan SMK di Kabupaten Sorong jumlahnya tak sampai 1.000 orang.

“Lulusan SMA/SMK di Kabupaten Sorong tidak sampai 1000, tapi yang mendaftar di kami lebih dari 1000. Itu artinya kampus kami benar-benar bermanfaat bagi seluruh masyarakat di tanah papua, dan ini berkat luar biasa,” ujar Rektor.

Dirinya berharap prestasi yang disandang Unimuda sebagai kampus terbaik di Papua Barat versi Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia, akan tetap dipertahankan dengan berbagai program dan inovasi yang terus dikembangankan seiring dengan kebutuhan lingkungan sekitar. Menurutnya kesuksesan yang kini diraihnya tidak terlepas dari dukungan dan keterlibatan masyarakat di tanah ini.

“Ini semua karena sinergitas kami, dengan seluruh stakeholder termasuk masyarakat. Andaikan kami tidak melibatkan daudara-saudara kita dari Papua, tanpa memperhatikan kearifan lokal berarti kami tidak bermanfaat untuk tanah ini. Sehingga untuk maju itu tidak bisa sendirian, harus bersama-sama,” tandasnya. (ayu)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed