oleh

Dipolisikan, Bupati Bantah Provokatif

JAYAPURA – Bupati Biak Numfor Herry Ario Naap membantah adanya aksi provokatif dirinya serta penganiayaan yang dilakukan dua stafnya terhadap anggota DPRD Biak Numfor, Jhon Mandibo Jumat (10/7) lalu. Menurutnya, laporan yang dibuat Jhon Mandibo di Polres Biak Numfor keliru, mengingat dirinya bersama dua orang stafnya tidak melakukan aksi apapun. ”Tidak ada staf atau ajudan saya yang melakukan pemukulan terhadap yang bersangkutan,” katanya, Senin (13/7).

Ia mengakui sempat me­nyampaikan ucapan dengan nada tinggi, mengingat dirinya meminta klarifikasi terhadap Jhon Mandibo yang sebelumnya membuat opini di media bahwa anggaran pena­nganan Covid-19 di Kabu­paten Biak Numfor sebesar  Rp152 milliar. ”Anggaran kami hanya Rp39 milliar, darimana ­sampai Rp152 milliar. Dana itu (Rp39 miliar,red) sudah terdata di pusat. Oleh karena itu saya meminta klarifikasi dalam rapat tersebut agar Jhon ja­ngan membangun opini di situasi seperti ini,” jelas Herry Naap.

Dia menyatakan bersedia apabila dipanggil pihak kepolisian perihal laporan Jhon Mandibo. “Saya siap saja kalau dipanggil untuk dimintai ­­­­­keterangan. Banyak saksi ­dalam insiden itu, saya maupun dua orang staf saya tidak lakukan apapun. Sempat terjadi tarik menarik tapi itu dilakukan oleh salah satu rekan Jhon yang juga anggota DPRD, kemungkinan saat itu tangan­nya terkena wajah Jhon, tapi itu bukan kami,” jelasnya.

Sementara itu, Jhon Man­dibo menjelaskan, kasus terjadi ketika pemerintah daerah dan DPRD menggelar rapat ­perihal penggunaan anggaran penanga­nan Covid-19 di Kabupaten Biak Numfor. ”Awalnya berjalan biasa saja, namun ada selisih pendapat yang berbuntut pada kasus yang saya alami,” bebernya ketika dikonfirmasi, Minggu (12/7) malam.

Kapolres Biak Numfor AKBP Murjatno Edy dikonfirmasi melalui telepon selulernya, Minggu (12/7) malam me­nyampaikan bahwa pihaknya sudah menerima laporan dan saat ini dalam proses. ”Sudah dilaporkan dan sedang di­tangani oleh Satreskrim,” ­terangnya. (al)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed