oleh

Dikeluarkan dari Group Whatsapp Grab Car

-Metro-64 views

SORONG– Ketua Paguyuban Grab Car Kota Sorong, Revan menyesalkan tindakan Koordinator Grab Car Kota Sorong, Yoyok yang mengeluarkannya dari group Whatsapp Grab Car pada Sabtu siang (17/4) tanpa kejelasan.

Revan menjelaskan, ia dikeluarkan setelah adu argumen yang menurutnya merupakan hal biasa bila terjadi kesalahpahaman dalam sebuah organisasi atau komunitas. Dijelaskan Revan adu argumen terjadi, berawal dari salah satu anggotanya berinsial M pada Sabtu siang (17/4) menerima sebuah orderan (pesanan) dari salah satu custumer namun M menolak lantaran custumer tersebut berada di dalam Bandara DEO Sorong.

“Anggota saya menyuruh custumer tersebut untuk keluar ke depan Bandara atau Taman DEO Sorong karena itu daerah bebas, tapi costumer bersikeras tidak mau. Makanya, anggota saya menolak. Karena takutnya akan terjadi masalah dengan taksi Bandara ataupun yang lainnya,”jelas Revan kepada Radar Sorong saat ditemui di Kantor Express rent.car, Km 10 masuk depan M Kyriad Hotel Sorong, Minggu (18/4). 

Kemudian, permasalahan tersebut dibahas dalam group media sosial Grab Car, sehingga Revan juga turun memberikan komentarnya agar anggotanya lebih baik menghindari area merah salah satunya Bandara DEO Sorong. Tidak lama kemudian, dibalas oleh Koordinator Grab Kota Sorong, Y bahwa  custumer adalah anggota Grab Bike.

“Kemudian, saya balas bila custumer adalah anggota Grab Bike seharusnya dia sudah tahu masalah dan SOP dilapangan, karena bila terjadi permasalahan, siapa yang bertanggung jawab, karena Grab tidak memberikan kita ansurasi dan perlindungan hukum. Karena dia tidak dapat berargumen akhirnya dia mengeluarkan saya dari grup dan saya sangat kecewa sekali,”ungkapnya,

Koordinator Grab Kota Sorong, Yoyok saat dihubungi Radar Sorong membenarkan bahwa ia mengeluarkan Revan dari Group Grab Car (Whatsapp) karena yang bersangkutan melakukan pelanggaran kode etik berupa provokasi, karena di dalam group, sudah ditegaskan bahwa tidak boleh berbicara kotor, tidak boleh memprovokasi dan lain sebagainya.

“Bukan hanya revan, kemarin juga ada yang saya keluarkan tapi dia minta maaf dan berjanji tidak membuat pelanggaran lagi dan akhirnya saya masukkan lagi. Jadi kalau revan minta maaf dan berjanji tidak mengulang lagi bisa saya masukan ke group,” tuturnya seraya menambahkan sebelumnya, revan pernah keluar dari group dan meminta Yoyok untuk kembali memasukannya ke Group dan Yoyok pun mengiyakan. (juh) 

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed