oleh

Digigit Buaya, Dua Kaki Patah

WAISAI – Seorang nelayan di Kampung Gamta Distrik Misool Barat Kabupaten Raja Ampat,  menderita luka parah akibat digigit buaya saar hendak mencari bia di perairan kali wilayah Kampung Gamta, Minggu (2/5). Informasi yang dihimpun Radar Sorong, korban bernama Yunus Lewataka, menderita luka parah di kedua kakinya, hingga mengakibatkan kedua kakinya patah tulang, akibat digigit buaya. Usai mendapatkan penanganan pertama oleh petugas medis di Puskesmas Lilinta Ibukota Distrik Misool Barat, korban dirujuk ke RSUD Sele Be Solu Kota Sorong untuk mendapatkan perawatan medis.

Sekretaris Kampung Gamta, Abdul Latif Wihel yang dihubungi Radar Sorong melalui telepon seluler, membenarkan kejadian yang menimpa salah seorang warganya, Yunus Lewataka. ”Pada Minggu (2/5) siang, korban dan anak mantunya pergi mencari bia kodok di Kali Kampung Gamta Distrik Misool Barat. Ketika korban sedang menyelam mencari bia kodok, tiba-tiba buaya gigit dia punya kaki. Korban sempat berteriak meminta tolong kepada anak mantunya yang tak jauh dari lokasi kejadian, kemudian anak mantunya langsung mendekati korban yang digigit buaya,” jelas Latif.

Dikatakannya, menantu korban yang memegang dayung, kemudian memukulkan dayu di permukaan air dengan harapan buayanya pergi, namun upayanya tidak membuahkan hasil. Menantu korban kemudian mengambil parang, selanjutnya melompat ke air dan mencoba memarangi buaya yang menggigit mertuanya, namun parang yang dipegangnya terlepas. “Anak mantunya kemudian balik naik ke perahu dan ambil parang yang satunya lagi untuk pakai parangi buaya untuk kedua kalinya. Pada saat potong yang kedua kalinya, buaya tersebut langsung melepas gigitannya dan buayapun pergi meninggalkan korban,” terang Abdul Latief.

Latif menambahkan, setelah anak mantunya memastikan buaya sudah pergi jauh, ia bergegas membawa mertuanya kembali ke Kampung Gamta. Akibat gigitan buaya, korban mengalami luka dan patah tulang di kedua kakinya, terlihat paling parah di kaki bagian kiri. “Dari keterangan anak mantunya, buaya yang telah menggigit korban itu memiliki ukuran kurang lebih tiga meter. Areal tempat korban mencari bia kodok itu diketahui menjadi lokasi keberadaannya buaya,” bebernya.

Korban yang menderita luka parah, kemudian dibawa keluarga dan warga ke Puskesmas Kampung Lilinta Ibu Kota Distrik Misool Barat untuk mendapatkan pertolongan medis. “Setelah mendapatkan penanganan pertama di Puskesmas, Minggu (2/5) sekitar jam 5 sore, keluarga  merujuk korban ke RSUD Sele Be Solu Kota Sorong dan tiba di Sorong jam 9 malam. Sesampainya di RSUD  korban lansung ditangani pihak medis setempat,” pungkas Latif. (hjw)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed