oleh

Diduga Berafiliasi dengan KKB, Oknum Polisi Ditangkap

Polda Papua mengamankan Bripka JH, anggota polisi akif dan satu mantan anggota pecatan, karena diduga melakukan kerjasama dengan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB). Keduanya diduga bekerjasama untuk mendatangkan senjata api kepada KKB.

Kapolda Papua Irjen Pol. Paulus Waterpauw kepada wartawan di Jayapura, Jumat (23/10) mengatakan, Bripka JH diamankan tim gabungan karena membawa dua pucuk senjata api  ke Papua melalui Nabire,  dengan adminsitrasi yang lengkap yang diduga akan diserahkan kepada KKB. “Anggota kita yang diamankan saat ini karena membawa 2 pucuk senjata api laras panjang dengan menggunakan kelengkapan administrasi sehingga dengan mudah lewat penerbangan dan tiba di Nabire. Sebelumnya sudah terpantau hasil komunikasi mereka beberapa waktu lalu,” kata Kapolda.

Kapolda mengakui kendati Bripka JH anggota aktif polisi, ia diduga bekerjasama dengan anggota yang telah dipecat untuk membawa senjata ke Papua,  yang kemudiaan akan diserahkan kepada KKB di Intan Jaya, Puncak, Puncak Jaya, maupun daerah lainnya.

“Mereka ini walapun secara administrasi melengkapi, dan status keanggotaan masih aktif, tapi mereka berkolaborasi dengan beberapa mantan anggota kita yang sudah dipecat,  kemudian dengan para pihak yang menginginkan senjata. Ini kita kembangkan, mungkin sudah 5 atau 6 kali mereka membawa barang ini masuk ke Papua lewat Nabire, kemudian ke Intan Jaya, Puncak, Puncak Jaya dan lain sebaginya yang berkaitan dengan keberadaan KKB,” jelasnya.

Orang nomor satu di Polda Papua ini mengaku sudah melaporkan kejadian ini kepada pimpinan Polri, dan pada prinsipnya Polri tidak akan melindungi anggota yang terbukti melakukan kesalahan. “Kami sudah laporkan ke Bapak Kapolri dan Wakapolri, bagi kami itu adalah perbuatan oknum. Kami tidak akan melindungi kalau mereka salah, masih banyak orang yang menunggu jadi polilsi,” tandasnya.

Waterpauw mengatakan pihaknya masih melakukan pendalamn untuk mengetahui asal usul senjata. “Senjata dua pucuk,  M for dan M16 tanpa amunisi. Mereka dapat dari mana, akan kita dalami. Dugaan saya ini pergerakan persorangan, kalau dari hubungan komunikasi mereka seperti itu, mantan anggota wakil rakyat yang menginkan barang ini,”  jelasnya.

Mantan Kapolda Sumatera Utara ini menambahkan, salah satu mantan anggota Polri  yang diduga terlibat dalam kasus tersebut kini telah diamankan  di Kalimantan Barat dan akan dibawa ke Polda Papua untuk proses penyidikan lebih lanjut. “Ada pecatan anggota kita yang berada di Kalimantan Barat sudah diamankan tadi malam (Kamis,red),” tuturnya. (al)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed