oleh

Dibangun 2 Lantai, Lapas Sorong Serap Rp 8,4 M

-Metro-96 views

SORONG – Direktorat Jenderal Cipta Karya Kementerian PUPR melalui Balai Prasarana Permukiman Wilayah Papua Barat siap mengerjakan proyek penataan bangunan kawasan Lapas Sorong. Rencananya Lapas Sorong akan dibangun 2 lantai dengan perkiraan bakal menelan anggaran hingga Rp 8,4 miliar.

Program penataan Bangunan Kawasaki Lapas Sorong sendiri berawal dari adanya konflik sosial yang mengakibatkan pembakaran Lapas Sorong pada Agustus 2019 silam. Akibat kejadian tersebut, gedung kantor teknis dan gedung administrasi Lapas Sorong rusak berat. Selain kerusakan akibat pembakaran, lokasi Lapas Sorong yang berada di daerah rawan banjir pun memang sangat perlu dilakukan renovasi dengan segera.

PMB OPBJJ-UT Sorong

Penataan pembangunan kawasan Lapas Sotong ini dilakukan dengan melalui beberapa tahapan sesuai dengan peraturan yang berlaku. Yakni mulai dari tahap survey awal, perencanaan, tahap proses tender, hingga tahap pelaksanaan konstruksi yang diawali dengan peletakan batu pertama.

Kepala Lembaga Permasyarakatan (Kalapas) Kelas IIB Sorong menerangkan, pihaknya mengusulkan untuk pembangunan dua gedung sekaligus. Namun baru satu gedung yang kemungkinan bisa direalisasikan tahun ini.

“Kami mengusulkan pembangunan untuk dua gedung, yaitu gedung teknis dan gedung administrasi. Namun karena kondisi pandemi dan adanya refocusing anggaran, maka gedung teknis akan direalisasikan terlebih dahulu tahun ini. Sementara pembangunan gedung administrasi akan dilanjutkan di tahun 2022,” jelas Gustaf, Jumat (27/8).

Gustaf juga menambahkan, pembangunan gedung Lapas membutuhkan spesifikasi tertentu pihaknya terus melakukan sounding dengan Direktorat Jenderal Pemasyarakatan. Dikatakannya, ada beberapa titik bangunan Lapas yang akan dilakukan pembongkaran dan pemagaran sementara. Oleh sebab itu, Gustaf mengharapkan seluruh stakeholder untuk dapat membantu melakukan pengamanan di area sekitar Lapas.

“Kami mengharapkan dukungan dan bantuan dari TNI-Polri untuk dapat melakukan pengamanan terkait hal tersebut. Jangan sampai terjadi hal-hal yang tidak diinginkan selama proyek pembangunan kawasan Lapas,” ujar Gustaf. 

Sementara itu, Kepala Divisi Administrasi Kantor Wilayah Kemenkumham Papua Barat Piet Bukorsyom mengharapkan agar gedung kantor Lapas Sorong bisa dibangun dengan baik dan dapat memenuhi syarat.

“Pembangunan harus dikawal agar bisa selesai tepat Mutu, tepat waktu, tepat administrasi dan tepat biaya. Terkait pengamanan harus dilakukan dengan baik, agar proses pembongkaran dan pembangunan dapat terlaksana juga dengan baik,” tandasnya.(ayu)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed