oleh

Di Tangan Pemuda Indonesia Bisa Lebih Maju

-Raja Ampat-767 views

WAISAI – Dalam rangka memperingati Hari Sumpah Pemuda (HSP) ke- 91 tahun 2019, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Raja Ampat (R4) menggelar upacara di lapangan apel kantor Bupati Raja Ampat, Senin (28/10).

  Bertindak sebagai Irup Bupati Raja Ampat, Abdul Faris Umlati, SE, dan dihadiri Wakil Bupati Raja Ampat Manuel P. Urbinas, S.Pi, M.Si, Kapolres Raja Ampat AKBP Edy Setyanto Erning W, S.IK, Dandim 1805/Raja Ampat Letkol Inf. Josef Paulus Kaiba, Danposal Waisai, Pimpinan OPD, ANS dan Honorer dilingkup pemerintah Kabupaten Raja Ampat.

  Dalam amanatnya Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia yang dibacakan Bupati Raja Ampat, Abdul Faris Umlati (AFU) menyampaikan, bahwa kesempatan untuk memperingati hari yang sangat bersejarah bagi bangsa Indonesia yang kita cintai, yaitu Hari Sumpah Pemuda yang ke- 91 tahun 2019.”Kami sampaikan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada tokoh pemuda tahun 1928 yang telah mendeklarasikan sumpah pemuda sehingga menjadi pelopor pemuda untuk mewujudkan kemerdekaan Indonesia dan keutuhan NKRI,” ucap AFU.

  Hari Sumpah Pemuda ke 91 kali ini mengambil tema “ Bersatu Kita Maju” tema ini diambil untuk menegaskan kembali komitmen yang telah dibangun oleh para pemuda yang diikrarkan pada tahun 1928 dalam sumpah pemuda bahwa hanya dengan persatuan dapat mewujudkan cita-cita bangsa.”Tema bersatu kita maju diperuntukkan bagi seluruh elemen bangsa tetapi bagi pemuda menjadi keharusan karena di tangan pemuda Indonesia bisa lebih maju. Pemuda untuk Indonesia maju adalah pemuda yang memiliki karakter, kapasitas kemampuan inovasi, kreativitas yang tinggi, mandiri, inspiratif serta mampu dan unggul dalam menghadapi persaingan dunia,” ujarnya.

  Pada saat ini di belahan dunia telah lahir generasi muda yang memiliki pola pikir yang serba cepat, serba instan, lintas batas, cenderung individualis dan dramatik. Canggihnya ilmu pengetahuan dan teknologi serta mudahnya akses terhadap sosial media, telah menjelma menjadi tempat faforit berkumpulnya anak-anak muda lintas negara, lintas budaya, lintas agama dan interaksi mereka di sosial media berjalan real time 24 jam.”Gerakan revolusi muda menemukan relevansinya, dengan pembangunan karakter kita bisa kuat, tangguh dan kokoh, ikut serta dalam percaturan pemuda di dunia, kita tidak harus lagi bertahan menghadapi dampak negatif dari moderenisasi dan globalisasi tapi kita harus memberikan warna untuk mengubah dunia dengan tekad dan semangat yang tinggi dan tentunya didukung oleh ilmu pengetahuan dan teknologi, “ pungkasnya.

  Selesai memimpin upacara bendera, AFU mengajak sejumlah peserta upacara putera-puteri untuk mengulangi membacakan salah satu poin Sumpah Pemuda dan selanjutnya peserta upacara Putri dan yang berhasil menghafal salah satu poin sumpah pemuda yang disebutkan AFU, maka akan diberikan hadiah uang tunai sebesar Rp 5 juta.   Akhirnya hadiah uang tunai tersebut diraih peserta upacara bernama Marnelia Matasik, siswi Kelas XI SMA Negeri 1 Raja Ampat. (hjw)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed