oleh

Di Sisipan, 5.000 Liter Saguer Dimusnahkan

-Metro-60 views

AIMAS – Anggota Polsek Salawati dipimpin Kapolsek Salawati, Iptu Dhira Justitia Sutriyodi S.Tr.K memusnahkan 5.000 liter saguer, di lokasi penyulingan miras lokal yang berada di hutan Sisipan, Kelurahan Makotyamsa, Sabtu (11/9). Saguer merupakan bahan baku pembuatan miras lokal jenis cap tikus (CT) yang marak dan sudah sangat familiar ­bagi masyarakat di Papua.

Kapolres Sorong, AKBP Iwan P. Manurung, S.Ik melalui Kapolsek Salawati IPTU Dhira Justitia Sutriyodi S.Tr.K menerangkan, bahwa razia miras yang dilakukan di wilayah hukum Polsek Salawati adalah kegiatan rutin operasi miras lokal yang dilaksanakan Polsek Salawati, ini dilakukan untuk menekan pertumbuhan angka kriminalitas yang diakibatkan oleh ­miras.

PMB OPBJJ-UT Sorong

“Operasi Miras ini dilaksanakan dalam rangka cipta kondisi. Dalam Ops Miras Lokal, ada satu pondok penyulingan cap tikus yang ditemukan, dan dari pondok tersebut pihaknya menemukan perangkat alat penyulingan, serta ribuan liter bahan baku pembuatan miras saguer dan cap tikus,” jelas Kapolsek.

Karena jarak tempuh menuju titik lokasi yang cukup jauh serta kondisi medan yang sulit, anggota tak bisa mengamankan semua BB ke Polsek Salawati. Akhirnya, terpaksa BB harus dimusnahkan di lokasi kejadian.

“Ada sekitar 5.000 liter Bobo/saguer bahan baku, 25 drum dan pipa/selang plastik penyulingan panjang 50 meter, 5 buah terpal plastik serta 5 tobong tempat penyulingan dibakar ditempat. Dikarenakan medan berat dan jarak tempuh yang cukup jauh sehingga tidak memungkinkan membawa seluruh barang bukti, sehingga harus dimusnahkan di TKP. Hanya sebagian saja BB yang kita bawa ke Mako Polsek,” tutur Kapolsek.

Beberapa BB yang diamankan ke Mapolsek Salawati antara lain, seperti, 4 buah jerigen 20 liter. 4 buah jerigen ukuran 35 liter, 10 buah drum plastik. 1 buah kapak, dan 15 liter Cap Tikus.

Sayangnya, ketika anggota tiba di lokasi kejadian, tak ada pemilik yang pabrik yang ditemui. Kapolsek menuturkan kedatangan anggota kemungkinan sudah diketahui oleh pelaku. Sehingga pelaku berhasil melarikan diri sebelum anggota tiba di TKP.

“Pelaku sudah kabur sebelum anggota tiba di TKP. Karena pelaku banyak memasang mata-mata (masyarakat sekitar) ketika polisi akan menyambangi lokasi penyulingan miras tersebut,” ujar Kapolsek kepada Radar Sorong.

Kendati gagal menemukan pelaku, namun Polsek Salawati akan terus gencar melaksanakan razia terkait peredaran miras lokal di wilayah Sorong Raya. Sebab, diketahui selama ini miras selalu membawa dampak buruk bagi masyarakat yang mengkonsumsinya.

“Kami dari Polsek Salawati dan jajaran akan terus melakukan razia seperti ini. Dengan tujuan mengurangi peredaran miras lokal di wilayah Sorong Raya terutama wilayah hukum Polsek Salawati, sehingga situasi Kamtibmas tetap terjaga. Apalagi dampak mengkonsumsi miras sangat buruk bisa memicu perkelahian, pencurian, pembunuhan, kecelakaan dan pemerkosaan,” tandas Kapolsek.(ayu)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed