oleh

Desak PU Provinsi Segera Tangani Jalan Rusak

Sinaga: Pemerintah Kota Tidak Tutup Mata!

SORONG – Jalan Jend. Sudirman (Jalan Baru) sekitar kompleks Pasar Baru yang rusak parah bertahun-tahun yang dikeluhkan warga Kota Sorong merupakan tanggung jawab Dinas PU Provinsi Papua Barat. Karena itu, Dinas PU Kota Sorong mendesak pemerintah provinsi Papua Barat melalui Dinas PU segera menangani jalan rusak tersebut, bahkan pihak Dinas PU Kota Sorong sudah menelpon langsung pihak Dinas PU Provinsi terkait hal ini. 

“Kita sudah koordinasi dengan Kepala Dinas PU Provinsi karena jalan tersebut adalah ruas jalan yang ditangani oleh provinsi. Kami dari pemerintah kota tidak menutup mata. Ini akses mau apa yang bisa kami perbaiki tapi kita dibarengi dengan kemampuan anggaran, dan kita harus melaporkan ke provinsi karena dibawah naungan provinsi untuk jalan provinsi,” kata Kepala Dinas PU Kota Sorong, J. Sinaga yang ditemui di ruang kerjanya, Rabu (31/3).

Dikatakannya, memang Jln Jend. Sudirman yang rusak tersebut merupakan wilayah Kota Sorong, tetapi ada jalan yang ditangani atau merupakan tanggungjawab pemerintah provinsi, balai (Jalan nasional) atau ditangani oleh pemerintah Kota Sorong. “Jalan Jend. Sudirman mulai tahun 1991 saya ditugaskan bahwa itu adalah jalan provinsi,” kata Sinaga.

Menurutnya, jalan tersebut rusak karena drainase yang sudah tidak layak dan perlu diperbaiki. Drainase perlu dilebarkan tembuskan ke Jembatan Dofior, kemudian kemiringan tinggi lantai drainase harus dinaikan daripada dasar yang ada di Jembatan Dofior. Badan jalan juga harus dinaikkan, jangan sampai lebih tinggi bibir saluran drainase daripada badan jalan. “Drainase di situ tidak ada titik pangkal dan ujungnya. Jadi kalau bisa drainase dibikin lebarnya 2 meter penampang dasarnya dan tembus ke Sungai Dofiur disamping rumah makan Dofior. Jangan ada air di badan jalan karena musuhnya jalan adalah air, biar jalan beton apalagi jalan hotmix,” tandasnya.

Sinaga mengaku telah berkoodinasi dengan pihak provinsi dan akan segera ditindaklanjuti. Ia juga meminta masyarakat agar tidak menutup drainase yang ada agar air di drainase dapat mengalir dengan baik. “Dari provinsi telah menanggapi bahwa akan segera ditangani. Saya minta kepada warga masyarakat yang ada ruko-ruko disitu, tolonglah jangan ditutup semua drainase supaya pemerintah bisa membersihkan. Karena saya lihat semua saluran ditutup yang kecil yang pernah dibuat pemerintah provinsi dengan pemerintah kota, jadi tolong!,” ucapnya.

Kabid Bina Marga Dinas PU Kota Sorong, Agustinus Howay menambahkan bahwa Jalan Sudirman merupakan kewenangan pemerintah provinsi. “Kalau dalam masa pemeliharaan pekerjaan provinsi tanggung jawab, kalau kewenangan hak paten kebetulan di wilayah kita. Saya sudah hubungi Kabid Bina Marga PU Provinsi Pak Sapulete untuk segera ditangani. Jadi mungkin dalam satu, dua hari sudah dikerjakan oleh kontraktor dari provinsi,” kata Agustinus Howay.

Ditambahkannya, Dinas PU Kota Sorong akan ikut berkolaborasi jika dari provinsi belum ada tindaklanjut perbaikan jalan yang rusak tersebut. Mereka akan menangani dengan melakukan hal-hal yang setidaknya dapat menutupi jalan belubang tersebut karena anggaran yang terbatas dan dana di PU Kota diprioritaskan untuk ruas jalan yang menjadi wewenang PU Kota Sorong.  “Tapi kalau satu atau dua hari memang begini atau lambat, kita bisa melakukan pembersihan. Mengeluarkan airnya kemudian kita sertu sambil kita berkoordinasi dengan kontraktornya untuk segera dikerjakan. Dari pemkot akan ikut membantu karena itu wilayah kita toh. Jadi jangan orang anggap itu milik kota, Dinas PU yang tidak mampu, atau wali kota tidak mampu, itu bukan wewenang kita. Jadi jangan sampai salah peruntukan. Kalau kita peruntukan dana ke situ, pemeriksaan nanti kita kena. Jadi dana ini kita gunakan pada yang menjadi priotas kita, sementara jalan itu adalah jalan milik provinsi,” pungkasnya. (zia)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed