Deretan Kasus Pemerkosaan Massal Paling Sadis di India

radarsorongnews.com – Pada tahun 2018 lalu, terdapat salah satu Lembaga dari Eropa, yakni Lembaga Thompson Foundation. Dalam salah satu studinya, menunjukkan bahwa kasus pemerkosaan di India berada di urutan keempat sebagai kasus paling berbahaya untuk para perempuan. Indikator kasus pemerkosaan di negara Hindustan ini memang tidak pernah terhenti sedikitpun. Jumlah korban dan pelaku yang kian bertambah tinggi menyebabkan kasus pemerkosaan semakin sulit ditekan. 

Lembaga tersebut juga sudah mewawancarai lebih dari 500 ahli dan membahas soal keamanan signifikan untuk para wanita. Hasilnya, Rata-rata ahli menyebutkan bahwa negara India adalah neraka untuk para perempuan. Karena, India selalu melakukan kejahatan dan tindak kriminal terhadap kalangan perempuan, mulai dari pemerkosaan, kekerasan seksual, kerja paksa, perkawinan paksa, perdagangan manusia, dan paling kejam, adalah perbudakan seksual. 

Melansir dari sumber CNNIndonesia, pada Selasa, 26 Juni 2018 lalu, menyebutkan bahwa India juga memiliki sebuah tradisi turun-temurun yang menyebabkan dampak buruk untuk seluruh perempuan. Yang mana budaya tersebut bisa menyebabkan perempuan mengalami cacat fisik maupun mental. Tidak hanya itu saja, survei yang sama juga menemukan bahwa kasus pemerkosaan terhadap anak-anak perempuan di India semakin marak terjadi dan menyebabkan publik sangat murka. 

Berdasarkan data yang dicatat oleh Amnesty International, kasus pemerkosaan di negara India sudah berada di angka 37.000 kasus hanya dalam jangka waktu 3 tahun (2014-2017). Dan pada tahun 2014 lalu, India juga pernah dihebohkan dengan kasus pemerkosaan salah seorang mahasiswa bernama Jyoti Singh Pandey. Dirinya menjadi korban pemerkosaan empat pelaku secara brutal dan menyebabkan korban mengalami trauma yang amat mendalam. Sayangnya, kasus yang dialami oleh korban tidak menghentikan tindak kriminal pemerkosaan di India, walaupun para pelaku sudah dijatuhi hukuman mati. 

Kasus Pemerkosaan yang Menggemparkan Di India ( Sumber Foto : merdeka.com )

Dibawah ini, adalah kasus tindak pemerkosaan massal paling brutal yang wajib anda ketahui:

 

Pemerkosaan Massal Bocah 11 Tahun oleh Tujuh Laki-Laki Remaja

 

Kasus pemerkosaan di India yang juga menghebohkan dunia, adalah kasus pemerkosaan bocah 11 tahun oleh tujuh laki-laki remaja yang juga masih dibawah umur. Kasus ini terjadi pada Desember 2016 hingga Januari 2017 lalu. Tidak terima anaknya menjadi korban kekerasan seksual sekaligus pemerkosaan massal, keluarga korban pun memutuskan untuk melaporkannya ke kepolisian melalui pengaduan tertulis. 

Melansir dari sumber Merdeka.com, ketujuh korban ternyata berada di satu desa dengan korban dan rencana pemerkosaan sudah di persiapkan sejak lama. Para pelaku pun mengakuinya. “Mereka semua berasal dari desa yang sama dengan korban. Usia mereka masih dibawah umur dengan rata-rata enam hingga 14 tahun. Untuk saat ini, kami sudah melakukan penahanan terhadap tujuh terdakwa di jeruji besi,” ujar salah seorang perwira polisi.

 

Kasus Pemerkosaan Murid oleh Kepsek dan Guru

 

Biasanya, sekolah menjadi tempat menambah ilmu oleh kalangan pelajarnya sekaligus menjadi tempat yang paling aman dari tindak kejahatan sosial. Namun, siapa sangka bahwa sebenarnya kasus pemerkosaan juga terjadi di salah satu sekolah di India. Siswi yang baru berusia 12 tahun, telah menjadi korban pemerkosaan yang dilakukan oleh tiga gurunya. Kasus ini telah terkuak pada 2017 lalu. Di duga, korban diperkosa secara bergilir oleh kepala sekolah SMP, kemudian dilanjutkan dengan ketiga gurunya. 

Melansir dari sumber Metro.co.uk, melaporkan bahwa aksi pemerkosaan brutal dan kejam tersebut baru terkuak ketika sang ibu yang merupakan guru di sekolah tersebut secara tidak sengaja menemukan putrinya sudah tergeletak tidak berdaya. Keempat pelakunya, adalah Atul Rehman, Abdul Bari, Aju Ahmad, dan Mohammed Shaukat. Menurut pengakuan korban, ia telah diperkosa tanpa ampun oleh para pelaku saat jam pelajaran masih berlangsung.

 

Turis Asing Diperkosa Massal

 

Pada Desember 2016 lalu, seorang turis wanita asal Amerika Serikat mengaku bahwa dirinya telah menjadi korban pemerkosaan massal saat sedang menginap di salah satu hotel di New Delhi. Melansir dari sumber Arab News, menyebutkan bahwasanya turis wanita tersebut memang dengan sengaja datang ke tempat kejadian untuk istirahat setelah seharian mengunjungi berbagai macam tempat menarik di India. 

Namun ketika sudah berada di kamar, tiba-tiba pemandu wisata yang jasanya disewa oleh turis tersebut memberikan botol minuman. Yang ternyata, botol minuman tersebut sudah diberikan obat dan menyebabkan sang turis pun pingsan. Kemudian, pemandu wisata tersebut bersama empat pria lainnya memperkosa korban hingga lemas tidak berdaya. Kasus pemerkosaan di India yang dialami oleh turis Amerika Serikat ini pernah disoroti oleh dunia.

Previous post Hebat! Kesuksesan E-Commerce RI Masuk di Deretan Notorius Market List 2021!
Next post Mengulik Transisi Pandemi ke Endemi, Virus yang Tidak Bisa ‘Terbantahkan’!