oleh

Denkesyah Sudah Vaksinasi 1900 Orang

-Metro-39 views

SORONG – Detasemen Kesehatan Wilayah (Denkesyah) 18.04.01 Sorong bekerja sama dengan Kodim 1802/Sorong telah melakukan vaksinasi terhadap 1900 orang sejak tanggal 4 Juli hingga 18 Juli kemarin di 8 tempat kegiatan vaksinasi. Hal ini sebagaimana disampaikan Komandan Denkesyah 18.04.01 Sorong, Letkol CKM Mugiharto, S.KM kepada Radar Sorong disela-sela kegiatan vaksinasi di Masjid Baitussalaam Km 10 masuk Malasilen Sorong Utara, Minggu (18/7) kemarin. 

  Dikatakan bahwa, dalam rangka kegiatan PPKM ini TNI salah satu tugasnya agar mengimbangi dengan kegiatan serbuan vaksinasi. Denkesyah Sorong bekerja sama dengan Kodim 1802/Sorong telah melakukan kegiatan vaksinasi mulai tanggal 4 Juli sampai kemarin (18/7) sebanyak 8 kali kegiatan vaksinasi, dengan sasaran rata-rata 250 orang setiap tempat. “Untuk kegiatan ini kami mengerahkan 18 personil, dokter 2 di bagian screening. Kita gunakan dokter karena di situ nanti yang menentukan orang itu dapat divaksin atau tidak, karena ada aturan dan prosedur yang ditanyakan di situ. Contoh misalkan riwayat penyakit, apakah sedang hamil apa tidak. Kemudian personil kami yang lain kualifikasi perawat dan tenaga penginputan,”terangnya.

  Diungkapkan bahwa kuotanya di setiap kegiatan vaksinasi selalu terpenuhi, bahkan terkadang karena keterbatasan vaksin dan tenaga, jatahnya 250 ternyata yang datang lebih, maka pihaknya tidak bisa mengakomodir karena harus menghemat tenaga mengingat kegiatan vaksinasi ini terus berlanjut. “Vaksin ini dari provinsi tetapi distribusinya melalui dinas kesehatan setempat, kalau di sini Dinas Kesehatan Kota Sorong. Kami mendapat jatah vaksin 1900. Jatah vaksin 1900 itu hari ini (kemarin) sudah habis. Nanti kami akan komunikasikan dulu dengan dinkes, kami akan minta jatah lagi dari dinkes kalau masih ada,”ungkapnya.

  Dengan serbuan vaksinasi ini diharapkan herd immunity (kekebalan kelompok) segera tercapai, karena paling tidak harus 70% dari jumlah penduduk harus divaksin. “Itu tidak mudah, kita harus bekerja sama bahu membahu antara TNI, pemerintah, stakeholder dan masyarakat itu sendiri. Vaksin itu bukan yang utama, tapi protokol kesehatan yang utama jadi jangan melupakan protokol kesehatan agar terhindar dari virus Covid-19,”pungkasnya.(akh)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed