oleh

Demo Pertanyakan Hasil CPNS Batal

Sejumlah massa yang hendak melakukan aksi damai di depan Kantor Dewan Adat Kaimana, Senin (28/9) untuk mempertanyakan hasil seleksi CPNS formasi tahun 2018 yang belum diumumkan. Terpaksa dibubarkan oleh aparat Kepolisian Polres Kaimana dibantu sejumlah personel Brimob, Polda Papua Barat yang saat ini membackup Pilkada Kaimana.
Pendemo dibubarkan oleh aparat keamanan karena tidak memiliki izin resmi dari pihak Kepolisian Kaimana. Meski sebelumnya para pendemo telah mengajukan surat permohonan izin ke Polres Kaimana.
Setelah dibubarkan, koordinator aksi serta sejumlah pendemo dibawa ke Mapolres Kaimana untuk dimintai keterangan lebih lanjut.
Kapolres Kaimana melalui Kabag Ops Polres Kaimana AKP Ferdinandus Mardi, kepada awak media di Kantor Dewan Adat Kaimana mengatakan, pembubaran massa pendemo tersebut setelah menindaklanjuti permohonan surat izin dari pendemo yang diajukan, Jumat (25/9).
“Yang jelas sudah ada pemberitahuan ke kami sejak Jumat lalu, kemudian kita proses. Namun karena situasi pandemi, makanya kami tolak dengan memberikan STTB penolakan,” bebernya.
Dikatakan Kabag Ops, setelah adanya penolakan dan pemberitahuan melalui STTB, seharusnya tidak lagi melanjutkan aksi dari para pendemo. Namun karena masih dilanjutkan, sehingga pihaknya melakukan pembubaran.
“Ya otomatis kalau sudah ada penolakan, namun mereka tetap paksa, mau tidak mau kami harus bubarkan,” kata Kabag Ops.
Pernyataan sikap yang diterima oleh wartawan ditandatangani oleh koordinator aksi Subhan Sabuku, menuntut tiga poin penting dari para pendemo.
Menuntut kepada Pemda Kabupaten Kaimana untuk segera mengumumkan hasil seleksi CPNSD Kabupaten Kaimana tahun 2018. Meminta kepada Kemenpan RB, Kemendagri dan BKN RI untuk menginstruksikan kepada Bupati Kaimana, mengumumkan hasil seleksi CPNSD Kaimana tahun 2018. Mendesak DPRD Kaimana untuk memanggil Bupati Kaimana guna mempertanggungjawabkan hasil seleksi CPNSD Kabupaten Kaimana tahun 2018 yang belum diumumkan.
Sementara itu, Ikbal Tanasale salah satu orator demo pertanyakan hasil CPNS tahun 2018, angkat bicara terkait dengan aksi demo damai yang dilakukan oleh dirinya bersama pendemo lainnya.
Menurut Ikbal, jika apa yang dilakukan oleh dirinya bersama teman sejawatnya murni untuk menyampaikan aspirasi, dan tidak ada kaitannya dengan unsur politik.
“Sekali lagi kami tekankan bahwa aksi hari ini murni aspirasi, tidak dikantongi unsur politik apapun,” tegasnya kepada sejumlah wartawan di Polres Kaimana, Senin (28/9) usai memberikan keterangan kepada penyidik. (fat)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed