oleh

Cuaca Buruk di Ambon, Lion Air Landing di Sorong

SORONG – Pesawat Lion Air nomor penerbangan JT0880Q batal mendarat di Bandara Pattimura Ambon dikarenakan adanya angin putar (cuaca tidak memungkinkan), sehingga terpaksa dialihkan ke ­bandara terdekat, dan landing di Bandara Domine Eduard Osok (DEO) Sorong.

Pantauan Radar Sorong, sekitar 1 jam di Bandara DEO Sorong, akhirnya pesawan Lion Air tersebut kembali take off (terbang) menuju Bandara Pattimura Ambon sekitar pukul 09.37 WIT. Selain itu, tampak penumpang masih tetap berada di dalam pesawat.

PMB OPBJJ-UT Sorong

Salah satu penumpang, Insany Syahbarwati yang dihubungi melalui sambungan telepon seluler membenarkan bahwa ia beserta sejumlah penumpang lainnya dari Bandara Hasanuddin Makassar sekitar pukul 04.20 WITA dengan menggunakan Pesawat Lion Air nomor penerbangan JT0880Q yang seharusnya tiba di Bandara Pattimura Ambon sekitar pukul 07.00 WIT.

“Namun menurut Captain Senior  Pilot, kondisi cuaca tidak memungkinkan maka terpaksa dialihkan ke bandara terdekat. Berdasarkan pengumuman dari kapten kepada penumpang bahwa kondisi cuaca tidak memungkinkan karena adanya angin putar maka pesawat terpaksa harus dialihkan ke Sorong,” jelasnya kepada Radar Sorong, kemarin.

Menurutnya, sebelum dialihkan ke Bandara DEO Sorong, pesawat sempat berputar di atas Bandara Pattimura selama sekitar 30 menit namun kemudian kapten memutuskan tidak jadi mendarat di Ambon.  ”Sejumlah penumpang sempat kaget karena pesawat tidak jadi mendarat, namun tidak ada kepanikan, semua penumpang tenang dan mengikuti permintaan kapten untuk tenang,” ujarnya. Setelah menunggu sejak pukul 08.30 WIT hingga 09.30 WIT, sambung Insany, akhirnya pesawat take off menuju Bandara Pattimura. 

Terkait hal ini, pihak maskapai Lion Air di wilayah Sorong dalam hal ini Manager Maskapai Lion Air Sorong, Randi yang coba dikonfirmasi Radar Sorong, tidak dapat memberikan keterangan perihal landingnya Lion Air tujuan Bandara Pattimura, di Bandara DEO Sorong. “Kami tidak memiliki kapasitas untuk menjawab hal tersebut, yang bisa menjawab adalah humas kami dengan adanya penyuratan secara legal,” ucapnya. (juh)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed