oleh

Covid Masih Mewabah, Wajib Hukumnya Gunakan Masker

Dari 13 kabupaten/kota se-Provinsi Papua Barat, tersisa Kabupaten Pegunungan Arfak yang masih mempertahankan statusnya di zona hijau Covid-19, belum ada satupun kasus Covid-19. Di Papua Barat, hingga Jumat (16/10) tercatat sebanyak 3.353 kasus Covid, 16,5 persen dari total jumlah orang yang telah diperiksa sebanyak 20.292 orang. Berdasarkan rilis Satgas Covid-19 Provinsi Papua Barat, sehari kemarin terdapat tambahan 118 kasus baru Covid-19 yang berasal dari Kabupaten Raja Ampat 49 orang, Kabupaten Sorong 32 orang, Kabupaten Manokwari 30 orang, Kabupaten Teluk Bintuni 4 orang, dan Kabupaten Teluk Wondama 3 orang.
Satgas Covid-19 Papua Barat mengingatkan bahwa wabah ini masih berlangsung, ancaman virus ini masih ada, belum selesai, bahkan temuan kasus makin hari semakin meningkat. Hal menunjukan bahwa virus ini benar-benar ada, penyakit ini sungguh nyata, bukan rekayasa. Data menunjukkan bahwa virus ini dapat menginfeksi siapa saja tanpa memandang status, jabatan, pekerjaan, pangkat, golongan, suku, agama, semuanya bisa kena…semuanya bisa tertular.
Meski demikian, kemarin terdapat penambahan 50 orang yang dinyatakan sembuh Covid-19, 30 dari Teluk Bintuni, Raja Ampat 11 sembuh, Manokwari 5 sembuh, Fakfak 2 dan Teluk Wondama 2 sembuh. Dengan demikian, total sembuh Covid-19 di Papua Barat mencapai 2.444 orang,   tingkat kesembuhan mencapai 72,9 persen. Sementara itu, jumlah kematian dari kasus terkonfirmasi positif Covid-19 sebanyak 45 orang, atau 1,4 persen dari total kasus positif. Sebaran kasus kematian positif Covid-19 yakni Kota Sorong 20 orang, Manokwari 7, Teluk Bintuni 7, Kabupaten Sorong 4, Sorong Selatan 3, Maybrat 2 dan Teluk Wondama 2.
Sebaran kasus Covid-19, Kota Sorong 1.423 kasus, 1.270 sembuh (89,2%), Manokwari 617 kasus, 314 sembuh (50,9 %), Teluk Bintuni 599, 408 sembuh (68,1%), Kabupaten Sorong 255 kasus, 155 sembuh (60,8%), Raja Ampat 229 kasus, sembuh 124 (54,1%), Sorong Selatan 79 kasus, sembuh 62 (78,5%), Teluk Wondama 62 kasus, 52 sembuh (83,9%), Fakfak 51 kasus, sembuh 47 (92,2%), Manokwari Selatan 18 kasus, sembuh 7 orang (38,9%), Kaimana 13 kasus, sembuh 2 (15,4%), Maybrat 5 kasus, sembuh 1 orang (20%), Tambrauw 2 kasus, sembuh 1 orang (50,0%), Pegunungan Arfak 0 kasus.
Karena itu, warga masyarakat tanpa terkecuali diingatkan untuk tetap melaksanakan protokol kesehatan. Dari ketiga protokol kesehatan ~jaga jarak, cuci tangan dan pakai masker~, maka yang tidak bisa ditawar-tawar, yang wajib hukumnya adalah penggunaan masker. “Mari kita semua tetap waspada, saling mengingatkan, saling melindungi, mengambil tanggung jawab untuk melindungi diri kita, melindungi keluarga dan melindungi masyarakat kita,”. (***/ian)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed