oleh

Covid-19 Meroket, Pemkot belum Ajukan PSBB

-Metro-183 views

SORONG-Kasus positif Covid-19 di Kota Sorong terus mengalami peningkatan, bahkan telah menembus angka 163 kasus. Namun, hingga kini Pemerintah Kota Sorong masih belum berkeinginan untuk mengajukan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).

“Kami akan melakukan evaluasi dengan tim medis maupun Muspida apakah akan dilakukan PSBB atau karantina wilayah atau tidak. Nanti akan kami rapatkan dulu secara bersama unsur Muspida terutama tim medis,”jelasnya kepada wartawan, Jumat (24/7).

Dengan bertambahnya pasien positif Covid-19 ini, sambung Ruddy, awalnya  Tim Gustu memiliki kendala berupa tempat penampungan karantina pasien positif. Namun atas perintah Wali Kota Sorong, beberapa fasilitas serta ruangan di Diklat Kampung Salak sudah ditambah dan di renovasi sehingga memenuhi sudah syarat.

“Tinggal sosialisasi kita kepada masyarakat untuk tetap memberikan dukungan,” terangnya.

Jubir Tim Gustu Covid-19 Ruddy R. Laku mengungkapkan, hingga saat ini, total positif Covid-19 di Kota Sorong sudah mencapai 163 orang. Hal ini berdasarkan pada Jumat (24/7) Tim Gugus Tugas Covid-19 Kota Sorong telah menerima hasil pemeriksaan sampel dari Laboratorium Kesehatan Makassar yang berjumlah 8 sampel, dimana 8 sampel tersebut dinyatakan positif Covid-19.

“Pada rilis Kamis (23/7) jumlah pasien positive Covid-19 sebanyak 155 orang, kini ada penambahan kasus positif baru Covid-19 sehingga totalnya sudah mencapai 163 kasus,”ujarnya.

Delapan penambahan kasus positif baru tersebut, identitas 156 jenis kelamin laki-laki usia 40 tahun di Kelurahan Malaingkedi, kemudian identitas 157 jenis kelamin laki-laki usia 53 tahun di Kelurahan Klamana, identitas 158 jenis kelamin laki-laki usia 52 tahun di Kelurahan Rufei, keempat identitas 159 jenis kelamin laki-laki usia 35 tahun di Kelurahan Remu Utara, identitas 160 jenis kelamin laki-laki usia 45 tahun di Kelurahan Klademak, selanjutnya identitas ke 161 jenis kelamin laki-laki usia 19 tahun di Kelurahan Malabutor.

Identitas ke 162 jenis kelamin laki-laki umur 19 tahun beralamat di Kelurahan Malawei dan identitas 163 jenis kelamin perempuan usia 37 tahun di Kelurahan Malanu. Hingga kini, sambung Ruddy, telah dilakukan pemeriksaan sampel swab di laboratorium Makassar sebanyak 1.733 sampel dan ini terbanyak di Papua Barat. Sementara itu, jumlah orang yang dikarantina di Diklat Kampung Salak sebanyak 48 orang.

 “Saya juga akan menyampaikan, jumlah OTG di Kota Sorong hingga saat ini sebanyak 760, kemudian ODP berjumlah 307 yang selesai pemantauan 263 dan tersisa 44. Pasien dengan pengawasan berjumlah 65 orang yang selesai pengawasan 53 dan tersisa 12 orang,”ungkapnya.

Sementara itu, kasus meninggal akibat Covid-19 berjumlah 12 orang, dan hasil pemeriksaan laboratorium negatif Covid-19 berjumlah 1.053. Hingga saat ini, tersisa 434 sampel yang masih diproses di Laboratorium Makassar. Dengan adanya dengan perkembangan kasus positif di Kota Sorong selalu mengalami peningkatan  karena telah terjadi transmisi lokal.

“Sehingga kami terus menyampaikan kepada masyarakat Kota Sorong agar sama-sama menerapkan protokol kesehatan dengan menggunakan masker dan hindari kerumunan,”tegasnya seraya menambahkan bahwa menekan penyebaran Covid-19 merupakan tanggung jawab bersama. (juh)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed