oleh

Corona ‘Menggila’, Manokwari Catat 133 Kasus Baru

Manokwari – penularan Covid-19 di Provinsi Papua Barat makin mengkuatirkan. Data dari Satuan Gugus Tugas (Satgas), Rabu (30/6) bertambah 162 kasus positif, terbanyak dari Kabupaten Manokwari 133 kasus. Ini kesekian kalinya Manokwari mencatatkan kenaikan signifikan. Telah melampaui angka kasus di Kota Sorong. Selain Manokwari, tambahan kasus positif, kemarin juga dicatatkan Fakfak 21, Kota Sorong 4, Kaimana 3 dan Raja Ampat 1.

Secara kumulatif, total kasus terkonfirmasi positif Covid-19 di Provinsi Papua Barat 10.739 kasus, tertinggi di Manokwari 4.203, Kota Sorong 3.397, Teluk Bintuni 964, Kabupaten Sorong 618, Teluk Wondama 423, Raja Ampat 353, Fakfak 304, Sorong Selatan 188, Kaimana 160, Manokwari Selatan 98, Tambrauw 16, Maybrat 12 dan Pegunungan Arfak 3 kasus positif.

PMB OPBJJ-UT Sorong

Baca Juga : Mengintip Usaha Karaoke di masa Pandemi COVID-19

Meninggal dunia terkonfirmasi positif Covid-19 bertambah 1 orang dari Fakfak. Sehingga secara kumulatif, total orang meninggal dunia telah mencapai 217 orang, di antaranya 186 orang terkonfirmasi positif, 30 orang probable/suspek dan 1 orang kontak erat. Peningkatan kasus positif ini juga diikuti dengan kenaikan kasus aktif yang mencapai 1.101 orang, terbanyak di Manokwari 598 orang,  diikuti Fakfak 143 orang, Teluk Wondama 112 orang, Teluk Bintuni 102, Kota Sorong 80, Kaimana 44.

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Papua Barat, Otto Parorongan, SKM, MKes pada rapat evaluasi penanganan Covid-19 mengusulkan agar segera disiapkan rumah sakit darurat ataupun penyediaan fasilitas karantina. Bila melihat lonjakan kasus dikuatirkan pasien akan membludak dan rumah sakit yang ada tak mampu lagi menampung pasien Covid-19. “Selain perlu dilakukan langkah-langkah pencegahan, kita siapkan rumah sakit darurat. Kita juga sudah anjurkan kepada kabupaten/kota untuk membuka kembali fasilitas karantina,” ucapnya.

Baca Juga : Covid-19 Makin “Brutal” Pemeritah Diminta Tegas

Otto mengaku telah mendapat laporan dari sejumlah rumah sakit yang menyampaikan persediaan tempat tidur mulai terbatas. Seperti di RSUD Provinsi Papua Barat di Manokwari  saat ini merawat 68 orang positif Covid-19.  Kapasitas tempat tidur di RSUD Provinsi 70 sehingga tersisa 2 yang belum terisi. “Selama ini RSUD Provinsi itu terima 70 pasien, kalau sudah ada 68 orang, maka sisa 2 orang saja,” ujarnya.

 Alternatif lain, harus segera disiapkan fasilitas karantina. “Kalau fasilitas karantina sudah penuh, maka kita harus siapkan rumah sakit lapangan. Ada beberapa fasilitas karantina di kabupaten/kota tetapi banyak pula yang tidak operasional,” tutur Otto.(lm)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed