oleh

Bupati-Wabup Terpilih Dilantik 17 Februari

MANOKWARI – Gubernur Papua Barat, Drs. Dominggus Mandacan dijadwalkan pada 17 Februari 2021 akan melantik Bupati dan ­Wakil Bupati terpilih Pegunungan Arfak, Yosias Saroy-Marinus Mandacan, hasil Pilkada ­serentak 9 Desember 2020. Ini akan menjadi periode kedua masa jabatan Yosias Saroy-­Marinus Mandacan, periode pertama ­berakhir 16 Februari.

Sebenarnya pada 17 Februari 2021 ada 5 pasangan bupati-wakil bupati periode 2016-2021 mengakhiri masa jabatannya yakni Plt Bupati Bupati Manokwari Edi Budoyo Manokwari, Yosias Saroy-Marinus Mandacan (Pegunungan Arfak), Markus Waran-Wempy Rengkung (Manokwari Selatan), Abdul Faris Umlati-Manuel Piter Urbinas (Raja Ampat) dan Bernadus A. Imburi-Paulus Y. Indubri (Teluk Wondama). Namun hasil Pilkada serentak 9 Desember untuk Kabupaten Manokwari, Raja Ampat, Teluk Wondama dan Manokwari Selatan masih berperkara di Mahkamah Konstitusi (MK), sedangkan hasil Pilkada Pegaf tak disengketakan di MK, maka bupati-wakil bupati terpilih akan dilantik pada 17 Februari.

Gubernur saat peresmian gedung kantor MRP PB, Senin (8/2) menyatakan, dirinya akan melantik Bupati-Wakil Bupati terpilih Pegunungan Arfak pada 17 Februari 2021. “Kalau tidak ada gugatan di MK, maka ada 5 bupati-wakil bupati terpilih hasil Pilkada serentak 9 Desember akan dilantik 17 Februari. Tetapi karena hasil Pilkada 4 kabupaten ada gugatan di MK, maka hanya akan dilantik bupati-wakil bupati terpilih Pegunungan Arfak pada 17 Februari,” tutur Dominggus Mandacan.

Gubernur mengatakan, dirinya akan melantik Yosias Saroy-Marinus Mandacan di Anggi, ibukota Pegaf. Kepada masyarakat khususnya di Pegaf untuk menjaga keamanan jelang pelantikan bupati-wakil bupati terpilih.  “Untuk pelantikan bupati-wakil bupati terpilih yang lain masih menunggu keputusan MK. Semoga secepatnya ada keputusan,” ujarnya.

Sementara itu, untuk mengisi kekosongan jabatan bupati-wakil bupati di 4 daerah pada 17 Februari nanti, Gubernur bakal  menunjuk Sekda (Sekretaris Daerah) sebagai  Plh Bupati di empat kabupaten, Manokwari, Manokwari Selatan, Teluk Wondama, dan Raja Ampat. Hal ini berdasarkan Surat Kemdagri No 120/738/Otda tertanggal 03 Februari 2021 yang diteken Dirjen Otda,  Drs Akmal Malik MSi. (lm)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed