oleh

Bupati Minta Dinsos Benahi Data Penerima Bansos

KAIMANA – Bupati Kabupaten Kaimana Drs. Matias Mairuma, meminta kepada Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Kaimana untuk membenahi data, penerima Bantuan Sosial (Bansos) untuk anggaran bantuan yang dikucurkan dari Kementerian Sosial RI. Pembaharuan data ini menurut Bupati, merupakan instruksi dari ­Menteri Sosial dan Menteri Keuangan RI.
Pembenahan data ini bertujuan agar tidak tumpang tindih, penerima bantuan. Karena Kementerian Sosial telah mengucurkan tiga produk bantuan sosial, yakni PKH, BNPT dan BLT.
“Sesuai perintah menteri sosial dan menteri keuangan, supaya kita membenahi data penerima bantuan sosial. Karena di Kemensos itu ada tiga produk bantuan sosial, sehingga jangan sampai 1 KK penerima bansos, bisa menerima tiga produk bansos sekaligus,” jelas Bupati Kaimana Drs. Matias ­Mairuma dihadapan para Tokoh Lintas Agama dan Forkopimda Kaimana, ketika memimpin rapat bersama belum lama ini.
Bupati juga mengakui, akibat adanya ketidak validan data sehingga ada indikasi Aparatur Sipil Negara (ASN) di Kaimana juga ikut menerima salah satu Bansos. Namun dirinya telah menginstruksikan lewat Kadis Sosial Kaimana, untuk segera merubah data tersebut.
“Berbicara soal database kependudukan kita punya masalah besar tentang itu. Saya sampaikan juga, masih terdapat Pegawai negeri sipil yang mendapatkan bantuan dari tiga produk bantuan ini. Sudah saya instruksikan agar yang bersangkutan, untuk mengembalikan bantuan tersebut. Karena mereka tidak layak untuk mendapatkan, sebelum Jaksa dan Polisi menjemputnya,” tegas Bupati.
Bupati juga menyampaikan, jika proses pembenahan data sementara dilakukan oleh pihak Dinsos Kaimana. Serta menurut Bupati Mairuma, Kementerian Sosial saat ini lagi membuka layanan lewat surat kepala daerah, agar masyarakat yang belum menerima ketiga bansos tersebut untuk segera diusulkan. “Kami tidak bisa usulkan jika tidak memiliki data lengkap,” pungkas Bupati.(fat)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed