oleh

Bupati Maybrat Resmi Sandang Gelar Doktor

-Metro-17 views

SORONG – Setelah menempuh pendidikan dua tahun enam bulan di Institut Ilmu Pemerintahan Dalam Negeri (IIP) Cilandak Jakarta Selatan, Bupati Maybrat Drs. Bernard Sagrim,MM menyelesaikan program doktoral dengan Indeks Nilai Komulatif 3,82. Atas prestasi tersebut sebagaimana dibacakan penguji (CoPromotor),Prof. Dr. Ngadisah,MA, Bernard Sagrim resmi menyandang gelar doktor bidang ilmu pemerintahan dan resmi tercatat sebagai mahasiswa ke 133 yang lulus dengan predikat cumlaude.

Dalam ujian promosinya, Bernard Sagrim mengambil judul disertasi “Analisis Kewenangan Pemerintah Daerah Dalam Meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) di Kabupaten Maybrat Papua Barat”. Didampingi keluarga dan beberapa pejabat pemerintah daerah, orang nomor satu di Kabupaten Maybrat ini mampu mempertahankan hasil karya ilmiahnya di hadapan sebelas orang tim penguji, yakni Rektor IPDN, Dr. Jadi Prabowo,MM, selaku ketua sidang merangkap penguji, Prof.Dr. Khasan Efendy,M.Pd selaku Promotor, Prof. Dr. Ngadiyah,MA selaku CoPromotor, Prof. Dr. H.M. Aries Djaenuri,MA selaku penguji, Prof. Dr..Murtir Jeddawi,SH,MSi selalu penguji, Dr. Sampara Lukman,MA selaku CoPromotor, Dr. Kusworo,MSi selalu penguji, Dr. Dadang Suwanda,MM,Mak.Ak.Ca selaku penguji, Dr. Zainudin Amali,MSi selaku Penguji dan Dr. Kazilul Fawait,S.Q,MA selaku penguji.

Sagrim menyampaikan bahwa dengan bekal ilmu yang dimiliki tidak hanya sebagai simbol gelar belaka tetapi menjadi pemicu, menjadi bekal ilmu yang dimiliki menjadi spirit motivasi untuk mendorongnya melakukan kebijakan pembangunan di Kabupaten Maybrat dan tanah Papua lebih baik kedepan. “Bekal ilmu yang sudah kami peroleh hari ini akan memotivasi kami untuk melakukan yang terbaik untuk mempertahankan eksistensi lembaga ini (IIP) maupun IPDN Jatinangor,” kata Bernard Sagrim.

Rektor IPDN yang diwakili Prof.Dr. Khasan Efendy,M.Pd saat menyampaikan nasehat akademis, mengakui bahwa Bupati Maybrat merupakan salah satu putra terbaik bangsa yang memiliki kemampuan dan komitmen tinggi untuk membangun bangsa di daerahnya. “Membangun tanah Papua harus dibangun dengan hati, tidak usah banyak ngomong. Bupati Maybrat dan istrinya doktor bidang ilmu pemerintahan ini telah menunjukan bahwa suami-istri telah menunjukan eksistensi mereka lewat ilmu yang dimiliki untuk membangun tanah Papua Barat pada umumnya dan secara  Kabupaten Maybrat,” ujarnya. (ris)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed