oleh

Bupati dan Sekda Kaimana Perjuangkan Hasil CPNS

KAIMANA – Seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) formasi tahun 2018 lalu, yang semula dijadwakan pengumumannya secara serentak seluruh Kabupaten/kota di Papua Barat, tanggal 30 Juli 2020 lalu. Namun karena ada beberapa kendala sejumlah kabupaten di Papua Barat termasuk kabupaten Kaimana, menunda pengumuman seleksi CPNS tahun 2018 ini.
Rabu (5/8) Gubernur Papua Barat Dominggus Mandacan, beserta sejumlah Bupati di Papua Barat, termasuk ­Bupati dan Sekda Kabupaten Kaimana bertolak ke Jakarta, untuk bertemu dengan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan RB) guna memperjuangkan hasil CPNS.
Sekretaris Daerah (Sekda) Kaimana Rita Teurupun, ketika dikonfirmasi, melalui pesan WhatsApp membenarkan, jika dirinya bersama Bupati Kaimana telah bertolak dari Bandara Manokwari menuju ke Jakarta untuk bertemu Menpan.
“Ia benar, saya dan pak Bupati hari ini (kemarin) berangkat ke Jakarta bersama-sama Gubernur Papua Barat dan para Bupati dari kabupaten lain dan wali kota, untuk bertemu dengan Menpan yang direncanakan besok pagi, (hari ini, red),” jelas Sekda.
Dikatakan Sekda Rita, Pemda Kaimana tetap akan memperjuangkan kuota 80:20 sesuai hasil rapat bersama gubernur dan para bupati lainnya di Manokwari, Senin (3/8) lalu.
“Ia sesuai dengan hasil rapat dengan pak gubernur dan para bupati di Manokwari,” kata Sekda.
Meski batal diumumkan tanggal 30 Juli lalu, namun para pencaker khusus peserta CPNS di Kaimana sejauh ini tidak melakukan aksi, atas keterlambatan pengumuman CPNS ini.
Kabupaten Kaimana pada seleksi CPNS formasi tahun 2018, telah mengusulkan kelulusan pada formasi CPNS 2018 sebesar 80 persen untuk (OAP) dan 20 persen untuk non OAP. (fat)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed