oleh

Bulog Datangkan 75 Ton Gula Pasir

-Ekonomi-343 views

SORONG – Bulog Sub Drive Sorong melepas ratusan kilo stok gula pasir dalam kegiatan Operasi Pasar yang dilakukan di Pasar Boswezen, Rabu (13/5) sore.
Tanpa perencanaan khusus, kegiatan ini dilakukan Bulog Sub Drive Sorong secara mendadak setelah mendapat instruksi ­dari pusat terkait kedatangan kapal yang mengangkut stok gula pasir milik Bulog.
Total gula pasir yang tiba di Sorong kemarin sebanyak 75 ton, yang nantinya akan didistribusikan sesuai kebutuhan masyarakat di Kota Sorong dan Sorong Raya. Hal ini sebagaimana dikabarkan secara ­eksklusif oleh Pimpinan Cabang Bulog Sub Drive Sorong, Rendy Ardiansyah.
”Stok 75 ton ini nanti didistribusikan sesuai kebutuhan ke seluruh Sorong Raya. Tapi untuk pelepasannya tidak sekaligus. Kami lakukan secara bertahap, supaya terkontrol,” terangnya kepada Radar Sorong. Dalam ­operasi pasar kali ini, pelepasan gula pasir masih terbatas.
Diutamakan kepada kios-kios dan toko kelontong binaan Bulog, seperti Rumah Pangan Kita (RPK) dan Toko Pangan Kita (TPK) dengan HET Rp 12.500/Kg. Stok ­gula pasir sengaja tidak dilepas langsung kepada distributor untuk menjaga agar tidak terjadi penimbunan dan permainan harga. Dikatakan Rendy, pelepasan gula pasir dalam operasi pasar kemarin memang belum maksimal, sebab kapal masih dalam proses bongkar.
”Sementara ini yang sudah dibongkar langsung kami lepas duluan. Tujuannya untuk menekan harga gula pasir ke harga normal,” sambungnya.
Menurutnya, dengan mengembalikan harga normal gula pasir di angka Rp 12.500/Kg dalam operasi pasar kali ini, maka ­secara perlahan psiko­logi pasar pasti akan membaca. Dengan demikian, distributor dan pedagang kebutuhan pokok pasti akan menyesuaikan harga jual gula pasir di ­pasaran.
Rendy berpesan kepada masyarakat ­untuk tidak panic buying dan membeli gula pasir sesuai kebutuhan. Sebab Bulog masih terus mengupaya­kan ketersediaan stok gula.
”Masyarakat beli saja secukupnya, 2 atau 3 kilo sesuai kebutuhan. Tidak usah panic buying, karena akan menyusul lagi 100 ton gula pasir, sekarang masih dalam pelayaran,” imbaunya.
Rendy berharap dengan terlaksananya operasi pasar yang dilakukan Bulog, bisa menjaga kestabilan harga sehingga masya­rakat bisa membeli kebutuhan dengan harga normal. Ditambahkannya, agenda operasi pasar selanjutnya akan dilakukan di Pasar Remu Sorong. (ayu)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed