oleh

Buat Renstra Dukung Visi-Misi Bupati

KAIMANA – Guna mendukung program prioritas, visi dan misi Bupati dan Wakil Bupati Kaimana, yakni menciptakan sumber daya manusia yang memadai dan bebas biaya pendidikan di Kabupaten Kaimana. Kini telah disusun Rencana Starategis (Renstra) oleh Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olah Raga (Diaspora) Kaimana.

Renstra disusun, sehingga akan muncul rencana kegiatan pada Diaspora Kaimana, selanjutnya akan dibenahi secara perlahan, sehingga bisa disesuaikan dengan program strategis Bupati dan Wabup Kaimana. Guna mendukung program 100 hari kerja, Bupati dan Wakil Bupati.

“Nanti akan muncul program kegiatan, yang nanti kita benahi secara perlahan-lahan, baik sumber daya manusianya maupun sumberdaya yang lainnya dan ini dalam rencana program 100 hari kerja kedepan,” jelas Plt Kadis Diaspora Kaimana Drs. Ray Ratu D Come kepada wartawan di ruang kerjanya, Jumat (30/4).

Mantan Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kaimana ini mengatakan, salah satu yang menjadi fokus pihaknya, sebagaimana arahan Bupati dan Wakil Bupati, terkait pendidikan gratis yang diawali pada tahun ajaran baru ini. “Ini yang ditekankan oleh beliau (Bupati,red) untuk tahun pelajaran baru ini pendidikan harus gratis. Artinya tidak ada pungutan khususnya bagi siswa didik yang baru harus gratis, sesuai dengan visi dan misi bupati, itu salah satu renstra yang harus dilaksanakan,” katanya.

Terkait Sumber Daya Manusia (SDM) dalam mengembangkan pendidikan, menurutnya, harus dilakukan pendataan secara ulang tenaga pendidik pada setiap Sekolah terlebih dahulu yang disesuaikan dengan jumlah murid. “Artinya kita harus data ulang dulu, berapa siswa pada setiap sekolah. Sehingga kita bisa menempatkan guru sesuai tingkat kebutuhan, dan juga pada guru kita harus melihat yang sudah sertifikasi,” ujarnya.

“Untuk penempatan kita akan gunakan SK Bupati, dan itu untuk tahun ajaran baru, jadi bukan menggunakan nota dinas lagi sehingga dengan SK bupati itu lebih kuat untuk seorang guru melaksanakan tugas dengan baik,” sambungnya.

Ketika ditanya terkait jumlah  tenaga kontrak, pada dinas yang dipimpinya. Sebanyak 32 orang, menurut kadis akan ditinjau kembali oleh pihaknya sesuai dengan kebutuhan.  “Kan ada aturannya, dari tenaga kontrak sebanyak 32 orang ini akan kita evaluasi kembali. Apa yang dia kerja disini, dan kalau memang hasil evaluasi itu ternyata beban tugas bisa dikerjakan oleh PNS. Maka akan kita kurangi, dan memberhentikan yang lain,” tuturnya.  Hal ini dilakukan menurutnya, bisa mengefisensi anggaran. Sehingga anggaran  tersebut, bisa digunakan untuk program lain yang dapat membangun SDM dibidang lainnya. (fat)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed