oleh

BPJamsostek Serahkan Santunan Meninggal

-Metro-50 views

SORONG-BPJamsostek menyerahkan santunan meninggal dunia kepada ahli waris atau keluarga almarhumah Yuliana M Basitian sebesar Rp 54.227.490 dengan rincian JKM Rp 42.000.000, JHT Rp 11.870.890 dan JP Rp 356.600/bulan kemudian beasiswa 2 orang anak sampai dengan lulus kuliah.

Wali Kota Sorong, Drs.Ec.Lembert Jitmau,MM mengatakan bahwa Program BPJamsostek sangat luar biasa untuk membantu warga Kota Sorong, tidak terkecuali baik pegawai negeri sipil mau pun masyarakat biasa terkena dengan undang-undang ketenagakerjaan. Jadi regulasinya sudah ada, tinggal bagaimana pemerintah daerah dengan staf terkait melakukan sosialisasi dan sifatnya memberikan informasi kepada masyarakat supaya melihat kehadiran BPJamsostek menjamin hal-hal tertentu termasuk jaminan orang sakit, orang meninggal, kehilangan pekerjaan, dan ada PHK.

“Untuk itu kita bersyukur kepada Tuhan, Pemerintah Pusat yang sudah meluncurkan program ini. Kita harus memberikan dorongan kepada masyarakat melalui program ini tentang apa kata undang-undang di BPJamsostek. Kota Sorong tadinya urutan nomor 10 dan naik ke 4. Kita tetap optimis untuk bisa naik ke peringkat 1. Dengan program yang baru dan semangat yang baru berarti BPJamsostek pasti sukses sesuai harapan pemerintah dan kita semua,” katanya.

Deputi Direktur BPJamsostek Wilatah Bali Nusa Tenggara Papua dan Papua Barat, Toto Suharto mengatakan BPJamsostek ingin mendorong Kota Sorong menjadi daerah yang peduli terhadap seluruh pekerja, apapun pekerjaanya karena diketahui Kota Sorong peningkatannya begitu pesat. “Dari tahun kemarin urutan 10 menjadi urutan ke 4 untuk wilayah Papua Barat. Ini salah satu terobosannya adalah pemerintah daerah telah mengeluarkan perwali, perlindungan gereja, perlindungan pemuka agama,” jelasnya.

Lanjutnya, bahwa Akan ada program yang segera diluncurkan oleh pemda Kota Sorong yaitu jaminan terhadap perlindungan mama-mama Papua. Mereka adalah pekerja rentan, artinya hal yang rentan terhadap resiko. “Hal yang mengalami kecelakaan kerja, bisa jadi karena tidak ada jaminan sehingga modalnya bisa membayarkan rumah sakit. Dengan inisiasi dari pak wali ini akan memberikan ketenangan kepada mereka dalam bekerja. Kalau terjadi musibah, ada santunan dari BPJS Ketenagakerjaan itu bisa menyambung penghidupan bagi ahli waris. Artinya dengan program ini akan menghentikan laju kemiskinan baru karena ada santunan,” katanya. (zia)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed