oleh

BP Jamsostek Beri Bantuan Promotif Preventif

-Ekonomi-62 views

SORONG – Guna meminimalisasi risiko pekerjaan di masa pandemic Covid-19 ini, BP Jamsostek Cabang Papua Barat memberikan bantuan promotif preventif bagi para pekerja yang terdaftar sebagai peserta program BP Jamsostek. Di Papua Barat sendiri bantuan tersebut diberikan BP Jamsostek kepada 25 perusahaan, diantaranya adalah Inul Vizta, Angel Bakery dan Eiger Store.

Kepala BP Jamsostek Cabang Sorong, Sunardy Sahid membeberkan bantuan promotif preventif tersebut hanya diberikan kepada perusahaan yang telah memenuhi kriteria tertentu. Misalnya perusahaan harus mendaftarkan seluruh pekerjanya dengan minimal upah yang dilaporkan adalah sesuai standar UMK. Sementara bagi pekerja yang ingin mendapatkan bantuan tersbut minimal sudah menjadi peserta selama 3 tahun.

Penyerahan bantuan promotif preventif BP Jamsostek kepada karyawan Inul Vizta.

Di masa pandemic ini, bantuan promotif preventif yang diberikan BP Jamsostek adalah berupa 250 paket bahan pangan, 3000 masker dan 1000 tablet multivitamin. Sesuai target awalnya, bantuan tersebut diharapkan bisa memberikan ketahanan fisik bagi para pekerja.

“Bantuan tersebut diharapkan bisa meningkatkan imunitas serta meminimalisasi risiko kecelakaan kerja. Jika saat ini ancaman yang menjadi risiko kerja adalah wabah covid, maka bantuan yang kami berikan juga menyesuaikan apa yang menjadi kebutuhan saat ini. Misalnya bahan pangan yang bergizi, masker, dan multivitamin untuk menjaga imunitas para pekerja yang juga akan berdampak pada produktivitasnya,” ujar Sunardy.

Selain beberapa bantuan yang telah diberikan tersebut, pada bulan berikut BP Jamsostek juga akan menyerahkan bantuan promotif preventif lainnya berupa helm, APD, dan bantuan kepada salah satu peserta untuk mengikuti latikan Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3) Umum.

“Pada kesempatan berikut bantuan yang kami berikan berupa helm, hal ini sangat berguna bagi para pekerja yang selama ini banya mengalami kecelakaan kerja dalam perjalanan, misalnya laka lantas. Kemudian APD ada 60 paket akan kami berikan untuk peserta yang bekerja di RS atau klinik. Terakhir ada pelatihan K3 untuk salah satu orang,” beber Sunardy.

Sunardy berharap, bantuan-bantuan yang diberikan BP Jamsostek dapat bermanfaat penuh dalam menunjang kegiatan dan aktivitas para pekerja. Sebab hal tersebut merupakan tugas dan fungsi daripada BP Jamsostek untuk dapat memberikan perlindungan sosial kepada para pekerja. (ayu)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed