oleh

Bocah 13 Tahun Hilang di Hutan

JAYAPURA-Johanis Kanimu, bocah  13 tahun warga Kampung Obaathrow Distrik Jagebob Kabupaten Merauke, dilaporkan hilang oleh orang tuanya. Korban hilang saat  pergi melihat jerat (perangkapred) burung Kasuari yang dipasang di dalam hutam Kampung Obaathrow. Korban dilaporkan hilang sejak Jumat  (2/8) lalu.  

Informasi yang dihimpun Radar Sorong di Humas Polda Papua, peristiwa hilangnya bocah 13 ini bermula saat korban dan dua rekannya, Elisabeth Mugujai dan Angelika, berangkat memancing di kali yang berada sekitar 400 meter di belakang rumah korban. Korban menuju ke kali dengan membawa cangkul dan ember. Setibanya di kali, korban meletakkan cangkul dan ember dan digantung di pinggir kali. Korban kemudian  pergi ke dalam hutan untuk mengecek jerat burung dan jerat kasuari yang dipasang sebelumnya. 

Sekitar pukul 15.00 WIT saat kedua temannya hendak pulang,  mereka singgah menanyakan  korban kepada orang tua korban apakah korban sudah pulang yang dijawab ayah korban bahwa korban  belum pulang sejak kepergiannya ke kali tersebut. Mereka kemudian menyampaikan  bahwa  korban tadi pergi ke arah hutan.  Mendengar hal tersebut, orang tua dan warga melakukan pencarian ke dalam hutan namun hingga Senin (5/8) belum ditemukan. Orang tua korban akhirnya melaporkan hilangnya korban ke Polsek Jagebob  pada Selasa (6/8) untuk dilakukan pencarian.

Menindaklanjuti laporan tersebut, Kapolsek Jagebob Ipda Sukirno,S.Sos langsung berkoordinasi dengan Tim SAR dan kemudian berangkat dari Polsek menuju Kampung Obaat Throw Distrik Jagebob. Tim gabungan yang terdiri dari unsure TNI-Polri dan Basarnas, tiba di Balai Kampung Obaat Throw,  selanjutnya berkoordinasi. Tim gabungan dibantu masyarakat kemudian bergerak melakukan pencarian, titik pencarian difokuskan pada radius 1 Km terakhir korban berada.

Kabid Humas Polda Papua Kombes Pol Drs. Ahmad Musthofa Kamal,SH mengatakan, Tim Gabungan TNI-Polri, Basarnas dan masyarakat   akan terus melakukan pencarian hingga  bisa  menemukan korban. (al)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed