oleh

Bobol Bank, Beli Mobil Mewah

JAYAPURA – Satuan Reskrim Polres Mamberamo Tengah menangkap LP, pelaku pembobolan Bank Papua Kantor Cabang Pembantu Kobakma yang terjadi Sabtu 2 Januari lalu. Tersangka ditangkap di Kota Wamena Kabupaten Jayawijaya, Senin (11/1).

Tersangka ditangkap setelah polisi memperoleh informasi bahwa tsk akan pergi ke Pirime dengan membawa mobil. Personil gabungan berhasil menangkap tersangka di Perempatan Jalan Sanger-SD Percobaan. 

Polisi kemudian melakukan penggeledahan dan ditemukan uang yang diduga hasil pencurian dari Bank Papua KCP Kobakma. Tersangka dan barang bukti kemudian diamankan ke Mapolres Jayawijaya.

Dari hasil pemeriksaan awal, personil mendapat informasi bahwa ada satu mobil lagi yang dibeli dari hasil uang pencurian di Bank Papua. Setelah dilakukan penggeledahan di dalam mobil tersebut ditemukan barang bukti berupa uang yang diduga akan dibawa ke Pirime. Dari hasil penggeledahan di rumah tersangka, ditemukan barang bukti berupa uang tunai sebesar Rp 100 juta dan 1 keranjang berisikan uang tunai.

Kabid Humas Polda Papua Kombes Pol Drs. Ahmad Muthofa Kamal,SH mengatakan, penyidik SatReskrim Polres Mamberamo Tengah masih melakukan pengembangan apakah ada pelaku lain yang terlibat dalam kasus pencurian tersebut. Dari pencurian tersebut, tersangka berhasil membawa lari uang sebanyak Rp 2,6 miliar. “Barang bukti yang disimpan tersangka di dalam rumahnya sebanyak Rp. 100 juta, selebihnya pelaku membawanya ke Kabupaten Jayawijaya. Dari hasil penyelidikan, tersangka membeli 2 unit mobil di Wamena pada tanggal 3 Januari 2021 seharga Rp 300 juta per unit dan membeli perhiasan berupa kalung dan cincin emas,” jelas Kabid Humas. Atas perbuatannya, tersangka dijerat pasal 363 ayat (1) ke-3e,4e,5e dan ayat (2) KUHP tentang pencurian dengan ancaman hukuman maksimal 9 tahun penjara. 

Untuk diketahui, kasus pencurian tersebut terjadi pada Sabtu 2 Januari 2021. Kejadian diketahui ketika Darwis Polona yang merupakan cleaning servis Bank Papua, berangkat ke Kantor Kas Bank Papua Kobakma untuk mengecash hpnya.  Setelah membuka kantor, saksi melihat ada plafon yang terbongkar dan pintu brangkas terbuka. Melihat hal tersebut, saksi keluar lalu memberitahukan Mapile Elosak yang merupakan security Bank Papua. Keduanya kemudian melaporkan hal tersebut ke Mapolres Mamberamo Tengah. (al)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed