oleh

BNNP Amankan Ratusan Gram Sabu dan Ganja

-Manokwari-413 views

MANOKWARI-Peredaran narkoba jenis sabu dan ganja di wilayah Provinsi Papua Barat sudah termasuk kategori mengkuatirkan. Kepala BNNP (Badan Nasional Narkotika Provinsi) Papua Barat Brigjen Pol Drs Setija Junianta membeberkan sepanjan tahun 2019, barang bukti sabu yang diamankan dari sejumlah tersangka sebanyak 269,99 gram dan 311,53 gram ganja kering.


Kepala BNNP mengatakan, jumlah total barang bukti sabu dan ganja yang diamankan sepanjang tahun 2019 ini merupakan rekor baru. Semua pihak diminta untuk ikut membantu mengawasi peredaran barang haram ini.
“Barang bukti yang diamankan sepanjang tahun 2019 ini merupakan rekor baru di Papua Barat. Ini yang berhasil kita ungkap. Tidak menutup kemungkinan yang lolos jauh lebih banyak dari yang diamankan,” kata Junianta pada konferensi pers akhir tahun 2019, di Oriestom Bay Restoran, Senin (16/12/2019).


Plt Kepala Bidang Pemberantasan BNNP Papua Barat, AKP Ruben Kbarek menambahkan, dibanding tahun 2018 terjadi peningkatan penanganan kasus penyalahgunaan narkoba di tahun 2019. Sepanjang tahun 2019, Bidang Brantas menangani 9 kasus dengan17 tersangka. Sebagian besar kasus terjadi di Kota Sorong dan Manokwari.


Kasus yang ditangani lebih banyak dibanding target yang diberikan BNN 6 kasus. AKP Ruben Kbarek mengatakan, dari sekian kasus yang ditangani ada beberapa tersangka yang diamankan dari dalam Lapas Sorong.
“Dari 9 kasus yang ditangani, 8 kasus sudah P-21 dan 1 kasusnya dalam proses dan rencananya tahap II di tahun 2020,” kata Ruben Kbarek dalam konferensi pers mendampingi Kepala BNNP.


Dari katakan, dari 17 tersangka, ada di antaranya masih di bawah umur. Sebagian kasus dan tersangka merupakan penyalahgunaan narkoba jenis sabu, sedangkan ganja hanya satu kasus. Barang bukti yang diamankan terjadi peningkatan dibanding tahun 2018, sabu 269,99 gram dan 311,53 gram ganja kering. “Tidak menutup kemungkinan di Papua Barat ini sudah berkilo-kilo sabu yang masuk di Papua Barat ini,” ujarnya.


Mencermati peningkatan jumlah kasus dan barang bukti di tahun 2019, Plt Kepala Bidang Pemberantasan BNNP Papua Barat menargetkan pengungkapan kasus di tahun 2020 akan ditingkatkan. “Kami akan tingkatkan lagi pengungkapan kasus sabu dan ganja di tahun 2020. Tentu semua ini tergantung pada anggaran yang diberikan,” katanya.


AKP Ruben Kbarek membeberkan sejumlah kendala yang dialami petugas dalam pemberantasan narkoba, selain anggaran juga koordinasi dengan pihak lain terutama Kejaksaan Tinggi Papua di Jayapura serta koordinasi dengan Kejaksaan Negeri Sorong. “Kalau kita koordinasi ke Jayapura dan Sorong butuh anggaran karena transportasinya dengan pesawat, sehingga banyak kendali yang kami alami,” ujar AKP Ruben Kbarek.(lm)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed