oleh

BNI Genjot Pertumbuhan Ekonomi

-Ekonomi-163 views

SORONG – Bank Nasional Indonesia (BNI) yang belum lama ini merayakan hari jadinya yang ke-74 tahun terus berupaya membangkitkan perekonomian masyarakat dengan menggenjot sektor UMKM. Hal ini diungkapkan oleh Pimpinan BNI Cabang Sorong, Gunawan Wibisono saat ditemui di kantornya beberapa waktu lalu.
“Usia 74 tahun ini saya bersyukur sekali, kita masih terus berupaya memberikan kontribusi terbaik yang bisa kita berikan untuk masya­rakat. Kondisi saat ini kita juga sudah mulai tumbuh, sektor UMKM kita genjot, kita bantu mereka. Karena kalau ekonomi ­mereka sehat, pasti berpengaruh juga untuk kita,” ujar Gunawan saat bincang-bincang dengan Radar Sorong. Lanjut dikatakannya, program kredit juga sudah mulai tersalurkan semua. Bahkan semua nasabah debitur yang sebelumnya diselamatkan melalui program relaksasi, kini sudah berjalan dengan sangat bagus. Sehingga saat ini BNI Cabang Sorong sudah mulai melakukan ekspansi lagi, baik untuk kredit konsumer maupun produktif.
Bukan hanya itu, berbagai promo kredit satu digit serba 74 juga bakal diberikan, sesuai dengan usia BNI yang sudah selama 74 tahun melayani masyarakat Indonesia.
“Untuk kredit usaha rakyat yang rate bunganya dulu di angka 12 persen, kini diberi promo hanya 7,4 persen saja khusus untuk segmen mikro dan kecil. Sementara kredit konsumer BNI griya diberi promo dari sebelumnya 9,5 persen sekarang jadi 4,74 persen,” terang Gunawan.
Kemudian, lanjutnya, biaya administrasi kredit yang sebelumnya Rp 500.000 menjadi hanya Rp 74.000. Biaya profesi yang 1 persen dari nilai kredit menjadi hanya 0,26 persen, karena diberlakukan diskon sebesar 74 persen. Wirausaha yang dulunya 12 persen sekarang jadi 7,4 persen atau single digit.
“Promo diskon single digit ini sementara kita berikan untuk 3 bulan pertama. Selanjutnya ­nanti kita melihat kembali karena memang ­dari pusat hanya menya­mpaikan seperti itu,” kata dia.
Kemudian untuk menggiatkan sektor konsumer, perumahan, kredit pegawai, BNI meringankan biaya administrasi dari Rp 500.000, kini hanya tinggal Rp 74.000 saja.
“Misalnya profesi satu juta kalau mereka wajib ­membayar 0,26 persen berarti hanya sekitar Rp 200.000an saja. Belum lagi kita berikan promo single bunga 1 digit yaitu sebesar 4,74,%,” imbuhnya.
Disinggung mengenai keterkaitan berbagai promo yang ditawarkan BNI terhadap upaya Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) yang santer digembor-gemborkan Presiden Rai, Joko Widodo dalam berbagai pidatonya, Gunawan menjawab, tentu saja semua itu berkaitan.
“Semua ini tentu saja ada hubungannya dengan pemulihan ekonomi nasional yang seperti yang disampaikan Pak Presiden. Ini upaya kami untuk memulihkan perekonomian. Salah satu yang dilakukan BNI di usia 74 tahun ini kita jebolkan diskon serba 74 juga. Intinya satu, kita mau para pelaku usaha bisa kembali membangkitkan perekonomian. Kalau kita kasih rate bunga yang menengah sampai 2 digit kan pusing nasabah, jadi kita kasih 1 digit saja,” bebernya.
Tak berhenti sampai disitu, BNI juga memberikan beberapa diskon untuk nasabah umum. Seperti diskon 74 persen untuk nasabah BNI yang berbelanja di e-commerce atau toko online seperti Lazada, Tokopedia, Shopee dan lain sebagainya. Kemudian pembayaran di mesin EDC BNI di kota Sorong seperti misalnya pizza hut, Gramedia ada diskon sebesar 74% untuk setiap transaksi.
“Kita juga ada gratis minyak goreng 2 liter dan gula pasir 1 kg saat kita berbelanja di Papua Supermarket dan Saga Supermarket, dengan minimal belanja senilai Rp 400.000,” tambahnya.
Selain itu juga ada promo tapenas atau tabungan berjangka. Belum lagi berbagai macam hadiah yang ditawarkan seperti logam mulia, iPhone, Samsung.
“Semua promonya bisa dilihat di BNI experience,­sangat gampang sekali,” tutup Gunawan. (ayu)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed