oleh

Blokade Jalan Dibongkar Paksa

SORONG – Aksi blokade jalan A. Yani Klademak Kota Sorong buntut dari kematian RJK pada Minggu (21/2), kembali dilakukan massa dengan melakukan pembakaran ban serta pemalangan di beberapa titik pada Selasa (23/2) sekitar pukul 07.30 WIT. Akibatnya, lalu lintas di jalan A. Yani Klademak Sorong sempat ditutup dan arus lalu lintas diarahkan ke Jalan Jend. Sudirman.

Pantauan Radar Sorong, sekitar pukul 08.30 WIT, aparat kepolisian dari Polsek Sorong Kota berserta personel Polres Sorong Kota, turun melakukan penyisiran dan memadamkan api serta membuka palang yang memblokade jalan. Pihak kepolisian sempat mengeluarkan beberapa kali tembakan gas airmata untuk membubarkan massa, lantaran dilempar batu dari arah massa saat melakukan pembersihan bekas pembakaran.

Selain itu, 2 truk personel Polres Sorong Kota berserta mobil water cannon dikerahkan ke TKP untuk mengamankan beberapa titik lokasi terjadinya aksi ricuh dan blokade jalan. Imbas kejadian ini, salah satu objek vital di Kota Sorong, UP3 PLN Sorong tidak melakukan operasional.

Kapolres Sorong Kota melalui Kabag Ops, Kompol Jems. O. Tegai mengatakan, terjadinya aksi blokade jalan ini lantaran diduga masih adanya rasa kurang puas oleh oknum massa akibat dari kematian RJK pada hari Minggu pagi kemarin. ”Mereka masih melakukan blokade di jalan untuk meminta perhatian dalam penanganan kasus. Dan pihak kepolisian juga sudah melaksanakan penanganan kasus dengan berbagai upaya hokum,” jelas Kabag Ops kepada wartawan, kemarin.

Selain itu sambung Kabag Ops Polresta Sorong, pihak kepolisian juga sudah membahas kematian RJK dengan pihak keluarga untuk secara bersama mengawal perkara tersebut, kemudian mereka akan bertemu dengan pihak penyidik Laka Lantas Polresta Sorong. Kabag Ops mengatakan, sebenarnya permintaan keluarga RJK adalah ingin kejelasan terkait kasus meninggalnya RJK, yang harus ditangani secara terbuka maupun transparan agar bisa diketahui penyebab kematian RJK.

”Pihak keluarga mau menerima agar tidak adanya pemalangan karena sudah kami koordinasikan agar tetap diupayakan tidak adanya pemalangan. Tapi kami masih standby untuk memberikan rasa aman kepada masyarakat Kota Sorong agar dapat beraktifitas di jalur utama ini,” pungkasnya. Sekitar pukul 16.00 WIT, pihak keluarga, sanak keluarga, rekan Alm. RJK dan lainnya, mengantarkan jenazah RJK ke tempat peristirahatan terakhir untuk dimakamkan. (juh)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed