oleh

Bisnis Sabu, Muda – Mudi Duduk di Pesakitan

-Metro-569 views

SORONG-Sepandainnya Tupai melompat pasti akan jatuh juga, pepatah ini pantas diberikan kepada RM (33) dan FD (31) yang kemarin (10/10) menjalani sidang perdana di Pengadilan Negeri Sorong yang dipimpin Hakim Tunggal, Donal F Sopacua,SH atas penyalahgunaan narkotika jenis sabu. 

Dalam dakwaan yang dibacakan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Negeri Sorong Haris Sukud Tomia, SH, terdakwa RM (1/5) lalu pukul 17.00 WIT menghubungi Jr yang masih buronan polisi (DPO) melalui telepon seluler untuk membeli sabu seharga Rp 1.200.000, terjadilah kesepakatan transaksi uang melalui jasa Bank BRI Kkantor Kas Pasar Baru.

Keesokan harinnya (2/5) sekitar pukul 00.30 WIT, terdakwa RM dihubungi oleh terdakwa Johari (DPO) untuk mengambil satu paket Sabu di depan toko Duta Bahari di jalan Jenderal Sudirman. Selanjutnya terdakwa Rmenghubungi terdakwa FD  melalui telepon untuk bertemu terdakwa di depan toko Duta Bahari.  Datang menemui terdawa, Sr dengan mengendarai sepeda motor dan membawa barang bukti sabu yang dikemas dalam plastik bening lalu dimasukan di dalam kaleng bir bintang. 

Rupanya transaksi barang haram tersebut sudah tercium dan terpantau oleh tim Satuan Narkoba Polres Sorong Kota yang bertugas. Hasilnya saksi RL, saksi Habel Y Rumbrapuk, saksi Gunawan, saksi Gunawan dan saksi Ayub yang adalah anggota Satuan narkoba yang juga sebelumnya mendapat laporan dari masyarakat bahwa telah terjadi transaksi narkotika jenis sabu oleh terdakwa RM dan terdakwa Sara langsung menggeledah kedua terdakwa di depan toko Duta Bahari dan menemukan barang haram tersebut di dalam kaleng bir bintang.

Keduanya tidak berkutik saat ditangkap dan langsung di giring ke Mapolres Sorong Kota untuk di proses hukum lebih lanjut. Setelah diamankan, barang bukti sabu kemudian ditimbang dengan alat timbangan khusus di Pgadaian dan juga berdasarkan berita acara pemeriksaan tim labfor Makasar beratnya 0,14 gram.  Perbuatan terdawa sebagaimana diatur dan diancam pidana dalam pasal 122 ayat (1) UU RI nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika. Sidang akan dilanjutkan pekan depan dengan agenda mendengarkan keterangan saksi. (ris) 

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed