oleh

Bisnis Cargo jadi Andalan Garuda Indonesia

-Ekonomi-55 views

SORONG – Sejak mewabahnya pandemi di Indonesia, Maskapai Garuda Indonesia melahirkan layanan angkutan barang (cargo). Layanan ini kemudian menjadi produk andalan maskapai tersebut selama pandemi.
General Manager (GM) Garuda Branch Sorong, Agny Gallus Pratama menjelaskan, siapapun bisa mendapatkan layanan ini dengan begitu mudah, hanya dengan menggunakan aplikasi Kirim Aja by Garuda Indonesia. Aplikasi tersebut digunakan untuk mengecek biaya kirim serta untuk mengisi form yang berkaitan dengan produk yang akan dikirim.

“Mudah sekali, karena siapapun bisa mendapatkan layanan ini bisa perorangan, tidak harus punya PT. Setelah mengisi form by aplikasi, kemudian mengepak barangnya sendiri, selanjutnya tinggal bawa saja barangnya ke kantor garuda, atau langsung ke bandara di tempat layanan cargo, atau di ASV. Jadi kami hanya menerima barang & mengirim, pengepakan dilakukan oleh pengirim sendiri,” jelas Gallus.
Dengan layanan ini, penerima juga tidak perlu pick up atau mengambil barang ke bandara, sebab barang tersebut akan langsung diantar sampai ke alamat tujuan. Layanan ini berlaku di seluruh Indonesia, namun dengan estimasi waktu pengiriman yang berbeda. Untuk pengiriman Sorong-Jakarta maupun sebaliknya, pengiriman bisa direct dan bisa sampai dalam sehari.
Biaya yang dibebankan untuk layanan ini juga relatif terjangkau. Selain itu juga ada sistem komisi sebesar 50% yang membuat biaya kirim jadi semakin murah. Misalnya saja untuk pengiriman Sorong-Jakarta, biayanya sekitar Rp 50.000/kg. Namun dengan komisi sebesar 50% tersebut maka pemgirim hanya akan membayar sebesar Rp 25.000/kg, dengan berat barang per koli maksimal 10 kg.

“Keunggulanya, pada invoice biaya yang tertera nilainya masih full meskipun pengirim hanya akan membayar setengah harga dari komisi 50% yang diberikan. Misalnya pengiriman Sorong-Jakarta, di invoice tertulis Rp 50.000, tapi ketika pembayaran hanya Rp 25.000 saja per kilo.
Layanan ini juga sangat mendukung kegiatan bisnis pengiriman barang, atau jasa penitipan barang (jastip) yang sedang marak belakangan ini. Karena untuk pengiriman barang barangnya bisa dilakukan secara kolektif maupun perorangan.

“Garuda memberikan banyak peluang bagi masyarakat selama pandemi. Mau jadi agen pengiriman, bisa. Yang punya usaha pengiriman barang juga bisa. Selama ini yang sudah menggunakan layanan ini adalah Kopi Senang. Atau yang mau jadi sub ponso seperti jastip, juga bisa. Jadi peluang yang bisa dilakukan dengan hadirnya produk cargo Kirim Aja by Garuda Indonesia,” terang Gallus.

Ia berharap layanan Kirim Aja by Garuda Indonesia akan turut membantu memutar roda perekonomian dari segi bisnis pengiriman barang dengan berbagai kemudahan dan keunggulan yang ditawarkan. Untuk diketahui, bahwa layanan Kirim Aja berlaku untuk pengiriman barang umum. Sementara untuk produk makanan minimal adalah yang jenisnya bisa bisa tahan sampai 5 hari. (ayu)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed