oleh

Biodiversity Nature Resort Gelar Pengobatan Gratis

-Raja Ampat-925 views

WAISAI – Sebagai upaya untuk meningkatkan kesehatan masyarakat, Biodiversity Nature Resort Raja Ampat, Biodiversity Healt menggelar pelayanan kesehatan berupa pemeriksaan dan pengobatan gratis  yang bekerjasama dengan Dinas Kesehatan Provinsi Papua Barat, Dinas Kesehatan Kabupaten Raja Ampat dan Puskesmas Saonek, berlangsung di Balai Desa/Kampung Jenbeser, Distrik Waigeo Selatan, Raja Ampat, Selasa (20/8).

  Pantauan koran ini warga masyarakat sangat antusias mengikuti pengobatan gratis. Pengobatan gratis itu diikuti sebanyak 143 orang yakni murid dari PAUD Marthen Luther, SD YPK Marthen Luther Jenbeser, SMP Negeri Persiapan, serta orang dewasa dan lanjut usia (Lansia). Setelah mendapat pengobatan gratis pesertapun diberikan makanan bubur kacang hijau dan tambahan paket makanan bernutrisi. Selain pengobatan gratis, pakaian layak pakai juga diberikan kepada warga masyarakat. Kegiatan berjalan kurang lebih 8 jam mulai pada Pukul 10.35 WIT hingga Pukul 16.14 WIT.

  Kegiatan ini juga turut dihadiri Koordinator pelaksana kegiatan Kevin Prima Azairin (Human Resource Manager Biodiversity Nature Resort Raja Ampat), Kaylee Jamieson (Resort Manager Raja Ampat Biodiversity), dr.Tumpal Simatupang, Sp.THT.KL (Specialis THT RS Herlina Kasih Sorong), dr.Tresia Natalia Samosir, SP.A. (Specialis Anak), Samuel Kolamsusu (Sekretaris Kampung Jenbeser), sejumlah crew Biodiversity Nature Resort Raja Ampat, 8 perawat Puskesmas Saonek, dan insan pers.

  Human Resource Manager Biodiversity Nature Resort Raja Ampat, Kevin Prima Azairin kepada wartawan mengatakan bahwa agenda kegiatan kali ini adalah memberikan pelayanan kesehatan bagi masyarakat secara gratis terutama di Kampung Jenbeser, Kampung Freewen.”Program kesehatan gratis kali ini kita datangkan dua dokter specialis dokter THT dan dokter Anak dari Rumah Sakit Kasih Herlina Kota Sorong, kemudian pemberian obat yang dibantu oleh perawat Puskesmas Saonek, ”jelas Kevin kepada wartawan.

  Menurut Kevin selain mengadakan kegiatan pelayanan kesehatan gratis, pihaknya juga melakukan sebuah program yakni program pendidikan, program peningkatan ekonomi.”Salah satu dalam program pelayanan kesehatan kita rencana akan menggelar kegiatan ini dua kali dalam setahun, semakin besar, semakin besar dan semakin besar itu intinya, ”ujarnya. Ia berharap kepada masyarakat desa/kampung Jenbeser dan Freewen agar menjadikan kesehatan bagian yang sangat terpenting dalam kehidupannya kedepan.”Ini merupakan langkah awal bagi kami, semoga kedepannya kita bisa membuat ivent-ivent yang lebih besar lagi di Kabupaten Raja Ampat dan wilayah Kota Sorong, ”harapnya.

  Sementara itu, Resort Manager Raja Ampat Biodiversity, Kaylee Jamieson mengatakan bahwa pihaknya memiliki rencana kedepan untuk kegiatan Health Project Biodiversity yang akan diadakan setiap tahun, agar masyarakat desa/kampung  bisa bersama-sama mengikuti acara Health Project Biodiversity.”Kami rasa ini adalah hal yang sangat penting untuk memberikan pelayanan kesehatan bagi anak-anak, orang dewasa dan Lansia di desa, karena menurut kami mereka mengalami kesulitan untuk mendapatkan pengobatan medis dan pelayanan dan fasilitas rumah sakit. Atas dasar ini kami mempunyai misi untuk tetap membantu dan memberikan kemudahan terhadap masyarakat desa/kampung contoh seperti yang dilakukan di Jenbeser,” ujarnya.

  Sementara itu, dr.Tumpal Simatupang, Sp.THT. KL menjelaskan dari hasil pemeriksaannya bahwa cukup bervariasi kasus yang ditemukan kepada anak-anak, kasusnya yang ditemukan tersebut adalah kotoran  di telinga, tetapi yang membanggakan kita bahwa kotoran telinga yang ditemukan kepada peserta anak-anak tidak disertai dengan infeksi.”Sekitar 72 anak yang kami periksa telinganya tidak ada yang terinfeksi, agak berbeda dengan beberapa wilayah yang pernah kami kunjungi, ”tambahnya.

  Lanjut Tumpal, selain telinga ada banyak masalah yang ditemukan di bagian hidung dengan gangguan saluran pernapasan bagian atas hidung, ini termasuk peserta pasien yang paling banyak diperiksa, penyebabnya mungkin karena faktor cuaca. Tetapi pihaknya sudah dapat mengatasinya dengan baik.”Dari semua masalah yang kami temukan banyak adalah penyumbatan kotoran di telinga, nyeri telinga diakibatkan sumbatan di telinga yang sudah mengeras dan saluran pernapasan bagian atas hidung,” imbuhnya.

  Selain itu, dr.Tresia Natalia Samosir, SP.A. mengaku dari hasil pemeriksaan terhadap pasien anak-anak dibawah 5 tahun banyak penyebab yang ditemukan yaitu yang mengalami stunting, untuk gejala gizi buruk tidak ditemukan, hanya saja di atas 5 tahun ditemukan anemia defisiensi besi, mengalami kekurangan penurunan berat badan karena kekurangan zat besi.”Tetapi untuk saat ini kita belum bisa pastikan  karena harus melakukan pemeriksaan hemoglobinnya kedepannya,”tambahnya.

  Sekretaris Desa/Kampung Jenbeser, Distrik Waigeo Selatan Samuel Kolamsusu atas nama pemerintah kampung dan masyarakat mengucapkan banyak terima kasih yang tak terhingga kepada Perusahaan Biodeversity Nature Resort Raja Ampat yang mana telah banyak membantu membangun kampung dengan beberapa program-programnya antara lain, peningkatan pelayanan kesehatan masyarakat dengan gratis.”Selain itu juga membantu peningkatan pendidikan dengan pernah menyumbang buku, memberikan fasilitas bermain untuk anak-anak PAUD, dan membangun fasilitas taman baca yang sementara ini dibangun. Sekali lagi kami tidak bisa membalas semua kebaikannya hanya bisa mengucapkan banyak terima kasih, dan ucapan syukur semoga Biodiversity semakin maju dan sukses kedepannya, ”tandas Samuel. (hjw)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed