oleh

Bintang Kejora Berkibar di Malanu

SORONG – Bendera Bintang Kejora (BK) berkibar di Pucak Malanu Kota Sorong, Minggu (1/12). Namun Bintang Kejora ini tidak berkibar lama, sebab pada pukul 07.00 WIT pagi, bendera langsung diturunkan oleh aparat TNI. Terkait berkibarnya Bendera Bintang Kejora di Puncak Malanu, Kapolres Sorong Kota, AKBP Mario C. Siregar,S.IK maupun Dandim 1802/Sorong, Letkol Inf Budiman,SE yang coba dikonfirmasi Koran ini, belum memberikan tanggapan.

Walaupun Bendera Bintang Kejora berkibar beberapa saat lamanya di Puncak Malanu, namun kondisi Kota Sorong secara umum sangat kondusif. Hal ini lantaran kinerja tim gabungan Polri-TNI dalam melakukan patroli skala besar yang telah berlangsung mulai dari tanggal 30 November 2019 hingga 1 Desember 2019 guna menjaga keamanan di Kota Sorong.

Sementara itu, berdasarkan data yang diperoleh Koran ini, pada Sabtu (30/11) sekitar pukul 17.27 WIT, satu unit mobil Suzuki pick-up dengan nomor polisi PB 8005 A parkir di depan gedung GOR halaman Kantor KONI Kota Sorong. Anggota Tim Polres Sorong Kota melihat atribut Bintang Kejora yang terletak di bagian belakang speaker aktif pada atap mobil pick up.

Dan pukul 17.32 WIT, anggota tim melaksanakan koordinasi dengan pihak Polres Sorong Kota. Kapolres Sorong Kota AKBP Mario C. Siregar,S.IK beserta anggota Polres Sorong Kota, tiba di tempat kejadian perkara dan melakukan pemeriksaan terhadap sopir dan mobil tersebut, dan mengamankan 1 unit speaker aktif bergambarkan BK dengan ukuran 30x30x60 cm, 1 unit mobil Suzuki pick up dengan Nopol PB 8005 A. 

Dari hasil pemeriksaan, ternyata mobil tersebut merupakan mobil sewaan yang dikemudikan sopir berinisial AK. Sekitar pukul 17.48 WIT, Kapolres Sorong Kota dan jajarannya mengamankan AK dan mobil pick-up yang dikendarainya beserta speaker ke Mapolres Sorong Kota untuk penyelidikan lebih lanjut.

Sebelumnya pada Sabtu (30/11), Walikota Sorong Drs.Ec. Lambert Jitmau,MM bersama Forkopimda Kota Sorong, tokoh agama, tokoh masyarakat dan stakeholder terkait lainnya melakukan penandatangan deklarasi damai menolak separatisme, radikalisme di Kota Sorong agar Papua damai dan Indonesia damai. (juh)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed