Berita Terbaru Dunia! Rusia Menyerang Ukraina Menggunakan Rudal, 9 Orang Tewas!

radarsorongnews.com – Berita terbaru Rusia dengan Ukraina semakin menunjukkan kondisi yang panas. Dan baru-baru ini, Rusia menyerang Ukraina dengan rudal ganas di kota Kharkiv. Kejadian yang dikonfirmasikan pada Senin, 28 Februari 2022 ini telah menewaskan sembilan warga sipil. Lhor Terekhov, selaku Wali Kota Kharkiv, mengatakan bahwa diantaranya ada tiga anak kecil yang terkena serangan rudal dan telah tewas di tempat kejadian karena tidak sempat di evakuasi. 

“Kami telah mengalami masa-masa yang sangat berat sejak Rusia menghantam kami dengan senjata. Ini telah memperlihatkan tentang keadaan pembantaian untuk orang-orang Ukraina, bukan perang,” ujar Terekhov, yang kami lansir dari sumber CNNIndonesia, pada beberapa waktu lalu. “Rudal itu telah menghujani arema perumahan di Kharkiv. Menyebabkan warga sipil yang tidak bersalah terbunuh dan terluka. Belum pernah ada kejadian mengerikan dan kehancuran besar ini di Kota Kharkiv. Ini merupakan kali pertama Kharkiv mengalaminya. Sangat mengerikan dan sangat keji,” ujarnya menambahkan. 

Tidak berhenti di situ saja, Terekhov menambahkan bahwasanya ada empat warga lain yang terbunuh saat sedang mengambil air untuk perlindungan diri. Terekhov juga mengungkapkan bahwa satu keluarga yang terdiri dari tiga anak dan dua orang dewasa tidak sempat menyelamatkan diri di dalam mobil ketika serangan rudal menghujani kota Kharkiv, sehingga mereka terbunuh hidup-hidup. Sementara itu, dikonfirmasikan bahwa 37 orang lainnya telah mengalami luka-luka dan sedang mendapatkan perawatan intensif di rumah sakit terdekat. 

Pihak pemerintah Kharkiv juga sudah menyampaikan bahwa angka korban rudal yang menghujani kota indah oleh Rusia tersebut telah sama dengan pernyataan yang dilaporkan oleh Terekhov. Sebelum kejadian mengerikan ini menghantam Ukraina, rupanya Rusia juga sudah menghantam beberapa wilayah di Kharkiv. Yang mana wilayah tujuan Rusia, adalah kota terbesar Ukraina. 

Melansir dari sumber CNNIndonesia, kejadian mengerikan itu sudah berlangsung sejak Senin, 28 Februari 2022 sore. Menurut pejabat Ukraina, salah satu roket Rusia juga sudah menyebabkan perumahan warga sipil di timur laut Kharkiv, lebih tepatnya di distrik Saltivka, telah hancur berantakan dan dipenuhi oleh kobaran api. Yang mana tempat tersebut berdekatan dengan tempat umum warga sekitar. 

“Baru-baru ini, Kharkiv telah menjadi kota sasaran atas penembakan rudal yang sangat ganas di Grad. Puluhan korban tidak bersalah luka-luka dan menyebabkan tewas seketika!” kata seorang penasihan Kementerian Dalam Negeri Ukraina, yakni Anton Geraschenko, yang kami kutip dari sumber CNNIndonesia, pada beberapa waktu lalu.

 

Putin Menguak Syarat Jika Invasi Ukraina Ingin Dihentikan

 

Berita terbaru Rusia selalu menjadi sorotan dunia. Dan berkaitan akan hal tersebut, pada akhir Februari 2022 kemarin, Presiden Rusia, yakni Vladimir Putin, telah menguak tentang invasi Rusia ke Ukraina yang semakin memanas ini bisa dihentikan, asalkan ada beberapa syarat yang terpenuhi. Salah satu syarat yang paling ditegaskan oleh Putin, adalah Ukraina harus bersifat netral dan tidak boleh memihak kepada negara Barat. Melalui pernyataan yang dibuat dan dirilis langsung oleh Kremlin, Putin telah menuturkan bahwa seharusnya Ukraina tidak boleh berpihak kepada negara Barat. 

Karena, menurutnya negara yang tercipta dari pecahan Uni Soviet itu sudah harus menghapuskan pengaruh dari Nazi, yang lebih disebut dengan praktik represif dan fasisme. Selama ini, Putin telah mengklaim bahwasanya sebagian penduduk di Ukraina, khususnya warga di wilayah timur negara tersebut, sudah dikuasai oleh kelompok separatis pro-Rusia. Yang mana proses penguasaan tersebut telah menyebabkan diskriminasi hingga tindakan genosida. 

Tidak hanya disitu saja, Rusia juga sudah memberikan status kewarganegaraan yang sah berdasarkan hukum negara maupun dunia kepada sebagian penduduk Donbas. Putin juga telah meminta kepada Ukraina untuk segera mengakui bahwa kontrol Rusia atas Crimea sudah di genggam erat oleh Moskow sejak tragedi di tahun 2014 lalu. “Rusia secara terbuka telah melakukan pembicaraan kepada perwakilan Ukraina. Proses pembicaraan ini berharap bisa mencapai hasil yang diinginkan bersama,” ujar Kremlin, yang kami lansir dari sumber CNNIndonesia

Syarat-syarat yang diucapkan oleh Putin berdasarkan kesepakatan pemerintahan negaranya sudah diutarakan saat melakukan panggilan telepon secara tertutup dan rahasia oleh Emmanuel Macron, selaku Presiden Prancis, pada Senin, 28 Februari 2022 lalu. Percakapan yang berlangsung selama 90 menit itu pun telah mencari sebuah solusi agar tragedi Rusia menyerang Ukraina dapat dihentikan dengan sepenuhnya. Sehingga, tidak ada korban jiwa ataupun jumlah kerugian yang semakin besar di kota besar negara Ukraina. 

Hingga kabar ini di publish, berita terbaru Rusia untuk menghentikan serangan ke Ukraina masih menjadi kabar yang ditunggu-tunggu publik secara global

Previous post Rekomendasi Kuliner Khas Surabaya yang Sayang Dilewatkan!
Next post Sirkuit Mandalika Akan Gelar MotoGP Dalam Waktu Dekat, Galang Hendra Angkat Bicara!