oleh

Belum Capai Target, Dinkes Gelar Vaksinasi Covid Massal

-Metro-121 views

SORONG-Vaksinasi Covid-19 Massal perdana di Wilayah Kota Sorong dibuka langsung oleh Kepala Dinas Kesehatan Kota Sorong, Hermanus Kalasuat. Pelaksanaan vaksinisasi massal bertempat di Kampus Poltekkes Kemenkes Sorong, Kamis (4/2).

Kepala Dinas Kesehatan Kota Sorong, Hermanus Kalasuat mengatakan, target Dinas Kesehatan Kota hampir lebih 600 yang terdiri dari nakes dan non nakes yang ada di Kota Sorong. Vaksinisasi massal akan dilaksanakan 2 kali yaitu tanggal 4 dan 6 Februari 2021. “Untuk vaksinasi hari ini, kami berharap setengah dari sasaran bisa hadir. Untuk sementara pemberian vaksinasi Covid-19 di fokuskan untuk nakes, karena harus diselesaikan,” katanya.


Suasana proses vaksinisasi massal di Poltekkes Kemenkes Sorong.

Lanjutnya bahwa Dinkes diberikan deadline dari pusat untuk penyuntikan pertama bagi mereka yang sudah laksanakan vaksinasi harus berakhir tanggal 10 Februari, dan untuk penyuntikan tahap kedua harus berakhir tanggal 24 Februari.

“Oleh karena itu kami diminta untuk melaksanakan vaksinasi massal kepada para nakes dan non nakes, untuk mengejar target ini supaya bisa tepat waktu dan jangan sampai lewat dari deadline,” jelasnya.

Sementara itu, Direktur Poltekkes Sorong Ibu Ariani Pongoh, S.ST, M.Kes mengatakan, pelaksanaan vaksinisasi massal bertempat di Poltekkes Kemenkes Sorong merupakan instruksi dari Plt.Ditjen P2P Kementerian Kesehatan, dan juga Plt. Kepala Badan Pengembangan dan Pemberdayaan Sumber Daya Manusia Kesehatan Kementerian Kesehatan RI agar Poltekkes Kemenkes Sorong bekerja sama dengan KKP Kota Sorong dan berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan Kota Sorong, hal ini untuk  mendukung percepatan pemberian vaksinasi atau imunisasi massal teristimewa bagi petugas nakes dan non nakes yang bertugas di layanan fasilitas kesehatan di Kota Sorong.

Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Dinkes Kota Sorong, Benyamin Yeheskel Gifelem usai melakukan suntik vaksin Covid-19 mengaku vaksinisasi seperti halnya suntik imunisasi pada umumnya yang awalnya seperti gigitan semut.

“Vaksin ini bertujuan untuk mencegah penyakit Covid-19,  ketika kekebalan pribadi menurun akan berdampak pada daya imun kita,” katanya.

Sementara itu, salah satu non nakes Rosmiati Said yang didaftarkan perusahaannya usai melakukan vaksinasi mengatakan masyarakat tidak perlu khawatir karena kalau belum dicoba bagaimana mau tahu kalau vaksin itu aman atau tidak.

“Saya karyawan PT Enseval Putera Megatrading. Saya yakin divaksin karena sudah ada sertifikat halal dari MUI dan sudah dijamin BPOM. Jadi tidak perlu takut. Tadi habis disuntik rasa ngantuk. Tidak sakit dan agak pegal-pegal di area bekas suntikannya,” ungkapnya.(zia)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed