oleh

Belum Buka Palang, Asosiasi OAP Ancam Demo

-Metro-115 views

SORONG – Pemalangan masih berlangsung di Kantor Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kabupaten  Sorong hingga Selasa (4/8). Dipastikan Ketua Himpunan Pengusahan Anak Pribumi (HPAP) Klois Yable, S.Sos, pemalangan masih akan berlangsung hingga diadakan mediasi dengan Bupati Sorong, Dr. Johny Kamuru,SH.,M.Si. 

“Kami tidak meminta Kepala Dinas PU, kami meminta bupati sebagai penanggungjawab, sehingga kami mengetahui transparansi dari pemerintah daerah,” ungkapnya. 

Adapun pemalangan yang dilakukan, sebagai bentuk kekecewaan terhadap Kepala Dinas PU terkait dengan isu dualisme kepemimpinan terhadap 5 organisasi yang menurutnya telah diselesaikan dengan baik. “Kami mempertanyakan, sikap Kepala Dinas PU yang menganggap kami masih dualisme,” ujarnya. 

Selain itu, pekerjaan yang telah dibagi tersebut cukup dipertanyakan, dimana pekerjaan yang diberikan tersebut hanya sebatas Rp 100 juta. Dimana, anggaran tersebut dinilai selayaknya Bantuan Sosial (Bansos) karena tidak sesuai dengan anggaran yang seharusnya diterima oleh pengusaha asli Papua.

“Pengusaha Orang Asli Papua ini, dalam Undang-undang ada keharusan bagi pengusaha Papua untuk memperoleh nilai di atas Rp 1 miliar, tapi kami hanya mendapatkan Rp 100 juta atau Rp 200 juta dan itu kami kecewa,” terangnya. 

Pemalangan di Kantor Dinas PU juga telah disampaikan ke pihak keamanan, dalam hal ini Polres Sorong untuk tidak dibuka secara sembarangan, karena harus dilakukan mediasi hingga menemui titik terang, untuk kemudian dibuka. “Kami tidak akan melakukan tindakan anarkis, tetapi kami akan melakukan aksi demo secara damai,” ucapnya. (nam)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed