oleh

Belajar di Sekolah belum Diperkenankan

-Metro-192 views

SORONG– Secara nasional Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Kota Sorong telah mengumumkan pembukaan sekolah pada 13 Juni 2020 sesuai dengan kalender pendidikan. Namun, bukan berarti sekolah di seluruh Indonesia langsung di buka, melainkan sekolah tertentu saja. Khususnya Kota Sorong, belum membuka sekolah untuk proses belajar mengajar bertatap muka, karena masih mewabahnya virus Corona di Kota Sorong.

“Tanggal 13 Juli 2020, bukan berarti seluruh sekolah di Indonesia dibuka, namun sekolah tertentu saja dan untuk tanggal 13 Juli 2020 itu tidak mutlak untuk sekolah dibuka dan belajar dengan tatap muka, melainkan bisa melalui belajar atau mengajar dari rumah dengan menggunakan akses internet,”jelas Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Sorong, Petrus Korisano, S.Pd., M.Pd kepada Radar Sorong.

Ia menjelaskan, untuk tahun pelajaran 2020/2021memang tertulis di kalender seperti itu, tapi sepenuhnya diserahkan kepada kepala daerah yang menentukan belajar secara tatap muka. “Khusus Kota Sorong, selama masih meningkatnya atau mewabahnya virus Corona di Kota Sorong, maka di Kota Sorong ini belum membuka sekolah. Toh, kalau dibuka harus ada instruksi tertulis dari kepada daerah dalam hal ini Wali Kota Sorong,”ujarnya.

Pertimbangan belum dibukanya sekolah, menurutnya bahwa, kesehatan bagi siswa, guru, kepala sekolah maupun bagi seluruh warga sekolah adalah menjadi pertimbangan utama pemerintah dalam mengambil kebijakan di bidang pendidikan. Karena yang bertanggung jawab atas daerahnya adalah kepada daerah.

“Karena kepala daerah yang tahu perkembangan virus di daerahnya melalui laporan-laporan dari tim Satgas,”ungkapnya.

Ditambahkannya. bahwa setiap daerah yang ada di seluruh Indonesia itu tidak sama, ada yang masih berkembang virus Corona dan ada yang stabil, sehingga tidak diharuskan pada tanggal 13 Juli 2020 berdasarkan kalender pendidikan secara Nasional sekolah dibuka. Dan tanggal 13 Juli 2020 di dalam kelender pendidikan memang tertulis itu pembukaan tahun pelajaran 2020/2021.

“Tanggal 13 Juli 2020 bagi daerah atau provinsi maupun kabupaten dan kota yang sudah bebas atau tidak ada wabah pandemi Covid-19. Maka, dipersilahkan sekolah dibuka dan tatap muka, tetapi kalau wabah virus Corona masih ada, maka diserahkan kepada kepala daerah seperti gubernur, bupati maupun wali kota untuk melihat situasi, apabila memang berkurang, bisa dibuka tetapi tetap mengikuti protokoler kesehatan,”pungkasnya.(juh)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed