oleh

Bejat, Tiga Pria Setubuhi Wanita Gangguan Mental

-Metro-203 views

**AY Residivis beberapa kasus, termasuk Curat dan penganiayaan.

SORONG– Tiga pelaku pemerkosaan berinisial AY (31), YB (35) dan DS terancam 12 tahun kurungan penjara, lantaran melakukan tindakan pidana pemerkosaan terhadap seorang wanita berinsial F (21) pada Jumat (23/4) sekitar pukul 16.00 WIT di sekitar Pucak Bukit Baru Kota Sorong. 

PMB OPBJJ-UT Sorong

Kapolres Sorong Kota, AKBP Ary Nyoto Setiawan, S.IK.,MH didampingi Kasat Reskrim Polres Sorong Kota, AKP Nirwan Fakaubun, SIK menjelaskan awalnya, pada Jumat (23/4) sekitar pukul 16.00 WIT, tersangka AY dan YB dalam kondisi dipengaruhi minuman keras pergi ke pelabuhan perikanan untuk mengambil ikan dengan menggunakan 1 unit mobil pick up.

“Kedua tersangka bertemu dengan korban di pelabuhan Perikanan tersebut, lalu tersangka AY mengimingi korban akan memberikan sejumlah uang senilai Rp 200 ribu bula korban mau ikut dengan kedua pelaku,”jelasnya dalam press rilis, Kamis (6/5).

Korban, tambah Kapolres Sorong Kota memang mengalami gangguan mental, sehingga korban pun ikut dengan kedua tersangka, menuju ke puncak Bukit Baru. Saat tiba di lokasi, AY langsung membawa korban ke semak-semak dan langsung melakukan persetubuhan dengan korban, selanjutnya AY mengembalikan mobil namun sebelumnya AY memberikan korban kepada YB.

Selanjutnya, YB menyetubuhi korban dan beberapa saat kemudian, AY kembali bersama DS namun menggunakan sepeda motor, kemudian DS juga turut menyetubuhi korban di depan tersangka AY dan YB. Setelah beberapa lama korban dikuasai oleh para tersangka, kemudian tersangka membubarkan diri hanya saja korban dibawa oleh tersangka DS ke penginapan di sekitar Jalan Baru.

Setelah menghilang beberapa hari, korban ditemukan oleh warga berada di pinggir jalan dengan kondisi luka pada beberapa bagian tubuh. Kemudian, warga membawa korban ke Polres Sorong Kota dan anggota Polres Soorng Kota menghubungi keluarga korban dan melakukan penyelidikan dan melakukan penangkapan terhadap AY dan YB, sedangkan tersangka DS karena ketakutan maka ia menyerahkan diri.

“Modusnya ini yaitu para tersangka memanfaatkan keterbelakangan mental korban dan mengimingi sejumlah uang kepada korban. Motif dari pemerkosaan tersebut, para tersangka yang sudah dalam kondisi mabuk merasa nafsu dan birahi terhadap diri korban,”tuturnya.

Berdasarkan hasil pemeriksaan, AY diketahui merupakan seorang residivis yang telah diproses dalam beberapa kasus termasuk Curat serta penganiayaan. Selain itu, karena sebelumnya korban sudah mempunyai riwayat keterbelakangan mental, sehingga akibat dari kasus tersebut kondisi kejiwaan (psikis) korban semakin parah akibat trauma oleh perbuatan korban.

“Bahkan setelah berhari-hari ini, kondisi korban masih trauma berat dan masih mengalami pendarahan,”bebernya.(juh)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed