oleh

Bayi Pasien Covid-19 Belum Swab

AIMAS – Bayi perempuan yang dilahirkan pada 14 Juni 2020 oleh salah satu pasien terkonfirmasi positif Corona Virusdisease 2019 (Covid-19), Asriani (20), di RSUD Rujukan Covid-19 Kampung Baru Kota Sorong, belum direncanakan dilakukan pengambilan sampel swab. “Masih kami diskusikan dengan tim dokter untuk penanganan lebih lanjut terhadap bayi tersebut,” kata Ketua Tim Satgas Covid-19 Kabupaten Sorong, Ir. Moh Said Noer,MSi kepada warga di Kediaman Bupati Sorong, kemarin (15/6). 

Dikatakan, penanganan bayi tersebut dilakukan sesuai protocol Covid-19. Bidan yang menanganinya, menggunakan Alat Pelindung Diri (APD) lengkap guna mengantisi­pasi terjadinya transmisi lokal ­dari bayi yang belum dilakukan swab tersebut.  

Menurutnya, bayi tersebut ditangani 6 bidan secara bergantian. Sejak selesai dilakukan operasi oleh tim dokter, si bayi langsung dimasukkan kedalam incubator agar tetap dalam kondisi hangat. “­Setelah dioperasi kurang lebih 15 ­menit, bayinya lahir, diad­zani dan oleh dokter anak langsung dimasukkan ke incubator,” jelas Said Noer sembari menambahkan, sejak dilahirkan, si bayi belum kontak dengan orang tuanya guna menghindari transmisi lokal dari orang tua ke bayi. 

Sementara dokter yang me­nangani proses persalinan, belum ada rencana menjalani tes swab atau rapid tes. Selama persalinan, dokter dilengkapi dengan APD lengkap dan protap yang diharapkan menekan adanya penularan virus dari pasien ke dokter.  “Belum ada rencana swab bagi dokter, karena kami betul-betul menerapkan protap penanganan Covid-19,” tandasnya. (nam)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed