oleh

Bayar Ganti Rugi Bandara Mozes Kilangin !

-Metro-49 views

Pemda Kabupaten Mimika diharapkan dapat membayar ganti rugi tanah, yang digunakan untuk kepentingan pembangunan Bandar Udara Mozes Kilangin. 

Agustinus Anggaibak, selaku orang tua dari Pius Anggaibak pemilik tanah seluas 5.309 meter persegi yang juga digunakan untuk kepentingan pembangunan Bandar Udara Mozes Kilangi,n kepada Radar Timika, Selasa (8/9) di Kantor DPRD mengatakan, jika keluarga berharap agar tanah mereka yang sudah digunakan pemerintah ini bisa dibayarkan ganti ruginya.

Agustinus mengatakan, pihaknya sudah mendapat persetujuan dari dinas teknis yakni Dinas Perhubungan, untuk pembayaran ganti rugi tanah ini. Bahkan ia juga mengaku, telah bertemu langsung dengan bupati menyangkut persoalan ini. 

Dikatakannya, persoalan penyelesaian ganti rugi tanah ini menurut bupati adalah kewenangan dari Bagian Pertanahan Setda Mimika. Namun, pada tahun anggaran 2020 ini, pembayaran ganti rugi tanah juga belum dilaksanakan. 

“Sudah dua kali dari 2014 sampai 2019 itu dalam DPA ini sudah ada. Tapi tidak pernah terbayarkan kepada pemilik tanah,” ujarnya. 

Lanjutnya, di awal perjanjian untuk pembayaran ganti rugi tanah ini, dijanjikan harga Rp 7 miliar, namun berdasarkan kenaikan harga nilai jual objek pajak sampai tahun 2020 ini, harganya sudah naik sampai Rp 10 miliar. 

Untuk itulah, Agustinus berharap agar pemerintah diharapkan merealisasikan janji-janjinya kepada masyarakat khususnya para pemilik tanah. Jika memang tidak ada anggaranya dalam APBD tahun 2020 ini, maka Agustinus berharap di APBD Perubahan tahun ini, anggaran untuk pembayaran ganti rugi tanah. 

“Saya harap di Perubahan ini DPRD bisa anggarkan untuk pembayaran ganti rugi ini masuk. Saya tidak mau pemerintah ada hutang piutang kepada masyarakat, karena ini pemerintah yang mau ambil,” jelas Agustinus. 

Ditambahkannya, pemerintah diharapkan tidak lalai terhadap janjinya untuk membayar ganti rugi tanah, yang sudah dibangun fasilitas umum. Pembayaran ganti rugi ini pun diharapkan hanya berlangsung satu kali saja. 

Adapun tanah seluas 5.000 meter persegi ini digunakan, untuk kepentingan sarana pendukung Bandara Udara Mozes Kilangin yakni untuk jalan masuk ke bandara. (ami)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed