oleh

Barang Bukti dan Rampasan 132 Perkara Dimusnahkan

-Metro-21 views

Ratusan barang bukti dan barang rampasan yang sudah berkekuatan hukum sebanyak 132 perkara akhirnya di musnahkan oleh pihak Kejaksaan Negeri (Kejari) Sorong, Senin 5 Oktober 2020 di halaman Kantor Kejaksaan Negeri Sorong. Pemusnahan barang bukti dan barang rampasan yang dimaksud adalah Minuman Keras (Miras) jenis Cap Tikus, Robinson, sejumlah produk make up kadaluarsa, senjata tajam, puluhan handphone hingga puluhan Narkotika jenis sabu dan ganja.

Pemusnahan barang bukti dan barang rampasan tersebut dilakukan dengan berbagai cara, untuk Narkotika dimusnakan dengan cara dibakar, sedangkan untuk handphone serta senjata tajam dilakukan dengan cara dipotong dengan menggunakan alat pemotong besi, untuk pemusnahan minum keras dilakukan dengan cara di tuangkan kedalam drainase ukuran kecil (got) samping kantor Kejaksaan Negeri Sorong.

Kepala Kejaksaan Negeri Sorong, Mutaqqin Harahap menjelaskan, pelaksanaan kegatan ini sudah sesuai dengan UU, dimana Jaksa selaku eksekutor dan pelaksana putusan pengadilan yang telah berkekuatan hukum tetap. Selain itu, sudah sangat banyak barang bukti yang sudah berkekuatan hukum tetap dan perlu segera di lakukan eksekusi.

“Ini baru tahap pertama dan nanti selanjutnya kami akan menjadwal kegiatan pemusnahan ini secara rutin,” terangnya..

Kejari berharap agar Kasi Barang Bukti dan Barang Rampasan dapat mengeksekusi hingga tuntas sampai dengan pelaksanaan pemusnahan barang bukti atau di pelelangan barang bukti, baru selesai satu perkara tindak pidana.

Sementara itu, Kasi Barang Bukti dan Barang Rampasan, Yusran Ali Baadilah SH.,MH mengatakan, jumlah barang bukti yang dimusnahkan tersebut dihitung dari total perkara yakni sebanyak 132 perkara yang terdiri dari Narkotika, pencurian, penganiayaan, Tipiring (minuman keras jenis Vodka) kemudian UU Kesehatan , UU pangan dan lain sebagainya yang terjadwalkan berdasarkan Dippa bidang Pengelolaan barang bukti dan barang rampasan.

“Itu berjalan setiap triwulan sehingga dalam setahun itu kami bisa melakukan pemusnahan tiga kali,”ungkapnya.

Untuk barang bukti yang dimusnahkan dalam penanganan 132 perkaran ini di tahun 2019 hingga 2020 tahun berjalan. Dan, barang bukti yang paling banyak di musnahkan yakni Minuman Keras berupa Vodka Robinson dan Narkoba jenis Sabu-sabu. (juh)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed