oleh

Bapenda akui Belum Optimalkan Sumber PAD

KAIMANA –  Guna mengoptimalkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) di Kabupaten Kaimana, kedepan Pemerintah Daerah Kabupaten Kaimana melalui Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) akan mengoptimalkan sumber – sumber pendapatan yang dijadikan objek pajak.

Namun hal itu masih menjadi kendala, untuk mengoptimalkan sumber Pendapatan Asli Daerah (PAD), salah satunya seperti pungutan sewa Rumah Dinas (Rudin), serta beberapa objek pajak lainya. Dikarenakan aturan pelaksanaan, yang dijadikan sebagai roh untuk menarik pungutan terhadap objek pajak.

Hal tersebut diakui Kepala Bapenda Kaimana La Bania,SE kepada awak media di ruang kerjanya, Kamis (8/8). Oleh karena itu, kata Labania, kedepan soal objek pajak yang belum disentuh akan menjadi perhatian serius pihaknya.

“Potensi yang kita gali, seperti rumah dinas. Kita akui memang sampai sekarang belum dilakukan pungutan walupun perda itu telah ada, karena untuk menarik pajak kepada objek pajak yang menempati rumah dinas tersebut harus ada surat ijin penghunian(SIP). Dalam SIP itu, ada ketentuan dan itu kami sudah arahkan ke atas untuk mengeluarkan SIP itu, tetapi belum ditindaklanjuti sehingga kita belum berani pungut,” katanya. 

Lanjutnya jika dalam tahun ini terkait dengan pungutan tempat tempat rekreasi, telah diusulkan sejumlah draf rancangan perda untuk dibahas di tingkat DPRD. Dan  ada juga beberapa objek pajak yang belum dilakukan penarikan, dikarenakan belum terakomodir diperaturan daerah salah satu contoh objek wisata pantai yang ada di Kaimana. 

“Misalnya pantai bantemi, kolam sisir, untuk tahun ini kita sudah buat dan sudah di usulkan termasuk sewa aset. Serta pemakaian jalan untuk pesta dan sebagainya, terkecuali yang bebas retribusi itu orang  duka. Hanya saja draft rancangan itu belum dapat diregistrasi biro Hukum Papua barat. Sehingga bagian hukum pemkab kaimana belum dapat tetapkan sebagai PERDA,” jelasnya.

Meski berjalan lambat namun dirinya sangat optimis kedepan pendapatan dari pungutan objek pajak yang ada di kabupaten kaimana. Dapat dimaksimalkan oleh pihaknya, sehinggga target dan realisasi akan terus bertambah seiring dengan perubahan pembanggunan di daerah ini. “Kalau semua ini telah ada kami optimis kedepan dapat dimaksimalkan,” katanya. (fat)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed