oleh

Bapas Sorong Siap Sambut Sistem Integrasi Satu Data

-Metro-12 views

Balai Permasyarakatan (Bapas) Kelas II Sorong ikut serta dalam agenda Pengukuhan Revolusi Digital Layanan Publik yang diselenggarakan oleh Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) pada Senin, (12/10). Kegiatan yang diinisiasi oleh Menteri Hukum dan HAM (Menkumham) Yasonna H. Laoly di Jakarta ini diikuti secara virtual oleh seluruh instansi di bawah payung Kemenkumham se-Indonesia.

Pantauan Radar Sorong secara virtual, bersamaan dengan momen ini juga dirilis sistem kerja integrasi satu data Kemenkumham. Sistem ini digadang-gadang bakal memudahkan siapapun untuk mengakses data seluruh instansi Kemenkumham di setiap satuan mulai dari daerah hingga pusat.

Implementasi sistem satu data untuk Indonesia ini menghadirkan dasbor eksekutif berupa data statistik dan rahasia. Dasbor ini dapat diakses tanpa mengenal waktu dan tempat, kapanpun dan dimanapun. Dari dasbor tersebut masyarakat dapat mengetahui data-data umum seperti remisi para napi, jumlah warga binaan hingga kapan warga binaan dibebaskan.

Kepala Balai Permasyarakatan (Bapas) Kelas II Sorong, Adriana Ivakdalam saat ditemui Radar Sorong mengatakan, bahwa Bapas Sorong sudah siap untuk menerapkan sistem integrasi satu data. Hal ini dianggapnya perlu untuk membuktikan kinerja Bapas Sorong di mata publik.

“Kami sambut baik, karena dalam suatu instansi apalagi Kemenkumham, transparansi itu sangat diperlukan. Kami pun sudah siap menghadapi ini, karena kami sudah budayakan bekerja bersih dan transparan,” jelasnya.

Dikatakannya, dengan penerapan sistem ini tidak ada lagi instansi yang bisa memanipulasi data. Di era keterbukaan ini, instansi Kemenkumham harus kompak menegakkan sistem integrasi satu data,

“Ini penting sekali karena berkaitan juga dengan tunjangan kinerja bagi kami. Di sisi lain, transparansi itu tidak hanya dibutuhkan oleh kami, namun juga oleh publik. Dengan penerapan sistem ini, diharapkan instansi Kemenkumham di daerah hingga pusat bisa satu suara memberikan data yang valid. Publik juga tidak perlu resah untuk mendapatkan data tersebut, karena semuanya terbuka untuk umum dan dapat diakses dengan mudah,” tandasnya. (ayu)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed